Dukung SYL, Bupati Wajo Desak MUSDA Golkar Diundur

Bupati Wajo Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru

Wajo, MC – Kendati telah menentukan sikap kepada Syahrul Yasin Limpo (SYL) untuk bisa menahkodai kembali Partai Golkar Sulawesi Selatan, Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Wajo mendesak agar pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) tingkat Sulsel yang dijadwal pada 23 Juni nanti diundur.

Ia menilai, jadwal yang ditetapkan oleh Dewan Pertimbangan Pusat (DPP) Partai Golkar ini terkesan cepat dan tidak beri ruang bagi pengurus Golkar lainnya untuk melakukan persiapan.

Desakan terkait pengunduran jadwal pelaksanaan Musda tersebut diutarakan saat menggelar konferensi pers di Wajo, akhir pekan lalu (Sabtu 10/11).

“Jadwal Musda-nya terlalu cepat, kalau dihitung-hitung dua minggu kedepan lagi, belum sempat kita lakukan persiapan. Terlebih jadwal itu bertepatan dengan berbagai agenda ibadah bulan suci ramadhan. Harusnya Musda diundur agar pelaksanaannya lebih maksimal,” ujar Bupati kepada wartawan.

Senada dengan Bupati, Ketua DPRD Wajo HM Yunus Panaungi juga mengutarakan hal sama. Ia menilai jadwal tersebut terkesan mepet. “Jadwal yang dikeluarkan DPP memang terlalu cepat,” kata Wakil Ketua Golkar Wajo ini.

Seperti diketahui, Bupati Wajo dalam kapasitasnya sebagai Ketua Partai Golkar Wajo telah menentukan sikap untuk mendukung kembali Syahrul Yasin Limpo maju dalam Musda dan menahkodai kembali Partai Golkar Sulsel.

Andi Bur (sapaan akrab Bupati) menilai kemampuan serta komitmen yang dimiliki Syahrul dalam membesarkan partai menjadi tolak ukur baginya.

“Tidak ada keraguan terhadap Syahrul, terlebih selama memimpin Golkar Sulsel, Syahrul telah beri banyak kemajuan, mampu menyatukan suara Golkar dan membesarkan partai ini di Sulawesi Selatan. Belum pertimbangan lain seperti faktor ketokohan dan integritas yang dimiliki dalam berpolitik dan berpemerintahan,” kata Bupati. (Adv)