Gagal Raih Adipura, Kepala SKPD Bisa Kena Copot

Wajo, MC – Bupati Wajo A Burhanuddin Unru kembali pertegas untuk menyukseskan program Kota Sengkang menjadi Kota Bersih dan Sehat sebagaimana yang dicanangkannya beberapa pekan lalu.

Bahkan, untuk mencapai target itu, Bupati menjadikan ajang penilaian Adipura yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini sebagai tolak ukur keberhasilan pejabat-pejabat terkait, khususnya Kepala Dinas dan Badan terkait.

Bila tidak berhasil, Bupati beri sinyal lampu hati-hati dan menyarankan pejabat terkait yang tidak mampu mengembang amanah untuk segera buang handuk.

“Kalau sudah tidak mampu lagi mengembang amanah, sebaiknya buang handuk saja. Masalah kebersihan kota telah diprogramkan dan tentu selaku pimpinan, saya berharap program itu berhasil dan dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat. Menyikapi permasalahan ini dibutuhkan ketegasan dan ketegasan itu berlaku untuk para pejabat dan pegawai,” ungkap Bupati saat membuka acara Sosialisasi Adipura Kota Sengkang di Ruang pola Kantor Bupati, Rabu, 5/11.

Tidak saja kepada Kepala Dinas dan Badan terkait kebersihan dan lingkungan, Bupati juga menginstruksikan para Lurah untuk lebih kreatif dan proaktif menyikapi masalah kebersihan.

Dia menjelaskan, kreatifitas seorang Lurah dalam wilayahnya menjadi penting karena Lurah memiliki kewenangan dan tanggung jawab penuh terhadap daerah yang dibinanya.

“Jangan malah saling menyalahkan, saya paham bahwa untuk penanganan kebersihan ada yang lebih berkompeten, namun harus dipahami bahwa wilayah kelurahan itu adalah tanggung-jawab seorang Lurah, termasuk itu dalam hal kebersihan,” ulas Bupati.

Lebih lanjut, Bupati dua periode di Wajo ini menginstruksikan agar para Lurah lebih rajin dan secara rutin mengunjungi warganya. Selain untuk bersilaturahmi, para Lurah juga disaran menyampaikan secara lisan atau tertulis melalui surat kepada setiap warga agar peduli terhadap lingkungannya.

“Saya sampaikan hal ini untuk kebaikan kita bersama, Lurah jangan hanya terfokus pada pekerjaan administrasi saja, namun, sebagai pemerintah, Lurah harus bisa merakyat, salah satu caranya adalah dengan turun berbaur dengan masyarakat,” jelas Bupati.

Sementara itu, Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah Wajo, A Ratnawati Paturusi menerangkan, dalam waktu dekat Kota Sengkang akan menjalani penilaian Adipura setelah tahun sebelumnya Kabupaten Wajo tidak berhasil meraih Adipura. Salah satu kendala yang dihadapi waktu itu adalah dinaikkannya passing grade penilaian Adipura.

“Kegagalan itu tidak saja dialami oleh daerah Kabupaten Wajo saja, namun, beberapa daerah di Sulsel juga tidak berhasil memperoleh Adipura, itu karena passing gradenya dinaikkan,” jelas Ratna.

(Penulis : Nur Asri, SH)