Gara-gara Fosil Kelor, Tangan Kades Nyaris Copot

Wajo, MC – Gara-gara ingin menguji khasiat batu permata fosil kelor yang disebut bisa membuat kulit seseorang kebal senjata tajam, Husein, mantan kepala desa Simpursia Kecamatan Pammana Kabupaten Wajo terpaksa harus menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Dia mengalami luka robek setelah tangannya tersayat senjata tajam berupa badik (senjata tajam orang bugis).

Teman Husein, A Juheri menceritakan kejadian itu kepada mediacelebes.com, di Sengkang, Sabtu, 7/2 kemarin.

Dia mengungkap bahwa Husein memang seringkali melakukan atraksi berbahaya seperti itu, namum, baru kali ini pria yang dikenal berani main senjata tajam ini alami luka sayatan.

Sebelum kejadian, ungkap Juheri, Husein sudah pernah melakukan atraksinya sebanyak dua kali dan dia berhasil, badik yang digunakan tidak mempan menembus kulitnya.

“Namun, untuk ketiga kalinya, barulah fosil kelor yang diyakini bisa membuat kebal tidak mempan lagi. Akibatnya, tangan Husein robek dan kucurkan darah segar. Spontan waktu itu Husein dilarikan kerumah sakit untuk dirawat,” ungkap Juheri.

Lanjut Juheri, usut punya usut penyebab fosil kelor tidak mumpuni karena badik yang digunakan Husein rupanya baru saja diasah.

“Sehingga, mata badik yang tadinya tumpul menjadi tajam. Kemungkinan juga waktu itu Husein sedang khilaf sehingga badik yang digunakan menyayat kulitnya hingga urat darah ada yang putus,” pungkas Juheri.

Informasi yang dihimpun, Husein setelah menjalani perawatan medis di rumah sakit kembali kerumahnya untuk dirawat jalan. (aci)