Gedung Puskesmas Pitumpanua Resmi Digunakan

Wajo, MC – Bupati Wajo A Burhanuddin Unru meresmikan penggunaan gedung Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Pitumpanua, Selasa, 4/3.

Peresmian gedung tersebut dilaksanakan setelah bangunan sebelum-nya yang sudah berusia 40 tahun lebih direhab total.

Kepala Dinas Kesehatan Wajo Dr Abdul Azis mengutarakan, Puskesmas Pitumpanua adalah satu dari 23 Puskesmas yang ada di Wajo.

Dipaparkan, dari jumlah Puskesmas itu, sisa satu diantara-nya yang belum pernah tersentuh pekerjaan rehab, yakni Puskesmas Pattirosompe.

Sementara untuk pembangunan Puskesmas Pitumpanua ini, memang dianggap perlu karena sangat riskan dengan genangan air banjir.

“Bangunan sebelum-nya memang sering tergenang banjir, hal itu tentu-nya menjadi permasalahan terhadap pelayanan kesehatan masyarakat setempat. Untuk itu, Pemerintah membangun Puskesmas ini agar pelayanan kesehatan tetap terlaksana tanpa ada-nya kendala bangunan,” pungkas Azis.

Sementara itu, Kepala UPTD Puskesmas Pitumpanua, H Aminuddin Syah mengakui pembangunan Puskesmas Pitumpanua adalah inspirasi penuh dari Pemerintah Kabupaten Wajo (Bupati Wajo A Burhanuddin Unru, red).

“Dengan terbangun-nya Puskesmas yang megah ini, maka tentu menjadi kesyukuran bagi pemerintah setempat dan masyarakat Pitumpanua pada umum-nya. Hanya saja kini, bagaimana agar Puskesmas ini lengkap dengan infrastruktur-nya,” terang Aminuddin.

Menanggapi hal itu, Bupati Wajo A Burhanuddin Unru mengutarakan kesiapan-nya untuk membantu Puskesmas tersebut dengan ketersediaan infrastruktur (peralatan medis).

Dengan dibangun-nya Puskesmas ini, terang Burhanuddin, menjadi bukti perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat secara meluas.

Pemerintah, aku Burhanuddin, bertanggung-jawab penuh terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.Hal itu dianggap penting, karena kesehatan adalah faktor penentu yang bersinggungan dengan faktor lain-nya.

“Bagaimana masyarakat bisa menikmati hasil produksi-nya bila sering sakit. Begitupula jika masyarakat itu selalu sakit, tentu tidak b isa berproduksi, itu-lah alasan sehingga kesehatan menjadi penting,” pungkas Burhanuddin.

Menyinggung masalah kesiapan untuk melengkapi infrastruktur Puskesmas, Burhanuddin menyarankan agar pelaksana pelayanan segera mengusul proposal ke-pemerintah.

“Usul-kan kebutuhan Puskesmas ini, nanti kami upayakan agar infrastruktur-nya dilengkapi,” saran Burhanuddin. (aci)