Gerakkan Perekonomian Masyarakat, Pemda dan BNI Kerjasama Penguatan BUMDes

Launching BNI Masuk DesaBupati Wajo Andi Burhanuddin Unru bersama CEO BNI Wilayah Makassar Slamet Jumantoro

Wajo, MC – Pemerintah Daerah Kabupaten Wajo melakukan kerjasama dengan Bank BNI Cabang Sengkang melalui program “BNI Masuk Desa”. Kerjasama yang terbangun ini untuk peningkatan perekonomian masyarakat desa melalui penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Penandatangan kontrak kerjasama (MoU) masing-masing dilakukan oleh Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru, Kepala CEO BNI Wilayah Makassar Slamet Jumantoro, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa/Kelurahan (BPMPDK) Wajo Syamsul Bahri dan Kepala Kantor BNI Cabang Sengkang Hendry LP Sibarani di Gedung GCC Sengkang, Kamis 19/5.

Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru dalam sambutannya mengungkap kerjasama yang terbangun adalah kesempatan besar bagi pemerintah desa untuk menghidupkan perekonomian masyarakat melalui lembaga BUMDes. Ia berharap, pemerintah desa tidak menyia-nyiakan kesempatan itu.

“Ini kesempatan besar bagi kita, oleh itu jangan sia-siakan, terlebih BNI selaku mitra kerja bersedia untuk melakukan pendampingan dan memfasilitasi pemerintah desa dalam pengembangan dan penguatan BUMDes,” ujar Bupati.

Lanjut diutarakan bahwa pengalokasian anggaran ditingkat desa tahun 2016 ini cukup besar, capai 900 juga hingga 1 milyar per-desa. Jika anggaran tersebut dipergunakan untuk program peningkatan ekonomi masyarakat, maka hasilnya akan terasa dan manfaatnya dinikmati langsung oleh masyarakat.

“Kalau saya, pemerintah desa sebaiknya fokus pada program pembangunan ekonomi, untuk pembangunan infrastruktur nanti pemerintah daerah yang menangani masalah itu. Akan lebih baik jika anggaran yang dimiliki desa lebih pada kegiatan perekonomian, pasti hasilnya akan luar biasa dan  pendapatan masyarakat meningkat,” saran Bupati.

Sementara itu, Kepala BPMPDK Wajo Syamsul Bahri mengungkap tiga manfaat yang diperoleh program BNI Masuk Desa diantaranya ; Fasilitas Pembukaan Rekening BUMDes, Penyediaan Layanan Produk Perbankan BNI yang sesuai kebutuhan BUMDes dan Pembinaan secara berkelanjutan pengembangan BUMDes oleh pihak BNI.

Program tersebut, kata Ancu sapaan Syamsul Bahri, diinisiasi dan diprakarsai oleh pihak BNI sebagai wadah inovasi bagi pemerintah desa untuk lebih kreatif dan aktif dalam pengembangan lembaga BUMDes.

“Di Wajo terdapat 142 desa, hampir 90 persen diantaranya sudah membentuk BUMDes, selebihnya sementara dalam proses pembentukan,” ulas Ancu.

Selain penandantangan kontrak kerjasama dan lauching program “BNI Masuk Desa”, acara tersebut juga diwarnai dengan penyerahan cendera mata sekaligus penyerahan bantuan Corporate Community Responsbility (CCR) oleh CEO BNI Wilayah Makassar berupa anggaran pembangunan sumur bor senilai Rp 50 juta. (SIPD/K)

(Tidak diperkenankan mencopy/menyalin sebahagian atau keseluruhan isi berita tanpa seizin redaksi, terima kasih)