Habis Berburu, Kapolda Sulselbar Mampir di Rujab

Kapolda Sulselbar, Irjenpol Anton Setiadji saat mampir di Rujab Bupati Wajo setelah berburu di Kecamatan Keera dan Gilireng

Wajo, MC – Setelah puas berburu hama liar di Kecamatan Keera dan Gilireng Kabupaten Wajo, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan – Barat (Sulselbar), Irjenpol Anton Setiadji kemudian mampir di Rumah Jabatan Bupati, Jl Veteran Sengkang, Selasa, 5/5 siang tadi.

Pengganti Irjenpol, Burhanuddin Andi sebagai pemegang tongkat pimpinan Kepolisian di Sulselbar ini mengaku senang berpetualang dan menjamah lokasi perburuan yang memang disiapkan sebelumnya oleh Perbakin (Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia).

“Ini tadi kami habis berburu, seru meski lokasi tempat berburunya habis diguyur hujan. Hanya saja, kalau saya lihat, lokasi itu tadi bukan tempatnya hama liar tapi yang banyak binatang rusa,” ungkap Kapolda kepada Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru.

Kapolda menambahkan agar dalam berburu tidak terjadi apa-apa, maka sebelum dimulai perlu dilakukan pengamanan di zona perburuan dari aktifitas masyarakat.

“Karena ini menggunakan senjata, sebaiknya sebelum turun berburu agar diinformasikan kepada masyarakat untuk menghindari area perburuan. Kedua, aktifitas ini juga jangan sampai mengganggu masyarakat karena suara dentuman senjata yang digunakan keras,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolda mengungkap kisahnya saat berburu hama liar di Jambi pula Sumatera, dia mengaku kegiatan berburu dilakukan secara legal, zona yang ditempati aman dan aktifitas yang dilakukan tidak mengganggu masyarakat.

“Itu bisa menjadi pemikiran bagi kita bahwa berburu itu perlu ada yang mengatur, aktifitas yang dilakukan legal dan tidak sembarang membunuh binatang,” ulasnya.

Sementara itu, Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru mengutarakan bahwa kegiatan berburu hama liar seperti babi hutan di Wajo sebenarnya membantu masyarakat. Babi hutan berikut binatang pengrusak tanaman menjadi salah satu hama liar yang seringkali membuat rugi masyarakat.

“Bahkan bila perlu, kegiatan berburu ini dijadwal dan diagendakan secara rutin agar hama liar pengrusak tanaman masyarakat bisa dibasmi melalui kegiatan berburu. Pemerintah daerah juga akan menyusun peraturan daerah (perda) yang mengatur tentang perburuan secara legal, jadwal dan zona-zona perburuan,” ujar Bupati kepada Kapolda.

Untuk diketahui, kedatangan Kapolda Sulselbar di Wajo untuk berburu masih dalam agenda kedatangan Ketua Umum Perbakin Pusat, Bambang Trihatmodjo. Hanya saja saat di Wajo, keduanya tidak dalam satu tempat.

Bambang yang datang bersama beberapa Jendral kepolisian ini lebih awal tiba di Wajo begitupun dengan Kapolda baru tiba dini hari tadi dan langsung kelokasi perburuan.

“Maaf Bapak Bupati, ini kami sudah merepotkan,” ujar Kapolda saat akan meninggalkan Rujab Bupati menuju Makassar. (aci)