Ini Hasil Audiensi Menteri Desa dan Bupati Wajo Terkait Program “Sejuta Kantong Air”

Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru saat paparkan konsep “Sejuta Kantong Air” dihadapan Dirjen PDT Kemendes PDTT, Ir Suprayoga Hadi di Jakarta

Jakarta, MC – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes, PDTT) merespon penuh konsep yang diajukan pemerintah daerah Kabupaten Wajo dalam hal pengembangan program “Sejuta Kantong Air” (pembangunan dan pencetakan embung-embung) untuk diaplikasikan pemerintah desa.

Bahkan, agar program itu terlaksana dengan baik dan terpadu, Kemendes PDTT mengungkap kesiapan untuk menstimulan dan mewajibkan pelaksanaan program ini diseluruh desa di Indonesia.

“Dirjen PDT, Bapak Ir Suprayoga Hadi menyikapi secara serius konsep sinkronisasi dan optimalisasi program yang diusulkan Bupati Wajo. Terlebih, program itu telah disetujui oleh Menteri Desa (Eko Sandjojo) dan akan dijadikan sebagai program prioritas desa tahun 2017 atas petunjuk Presiden RI, Joko Widodo”, ujar Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa/Kelurahan (BPMPDK) Kabupaten Wajo, Syamsul Bahri mengutip hasil konsultasi dan audiensi Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru dengan Menteri Desa dan PDTT, Eko Sandjojo yang kesempatan itu diwakili oleh Dirjen Pembangunan Desa Tertinggal, Ir Suprayoga Hadi di Kementerian PDTT, Jakarta, Jumat, 23/12 kemarin.

Syamsul menambahkan, Dirjen juga mengapresiasi pemerintah daerah Kabupaten Wajo karena lebih dulu menerapkan program pembangunan dan pencetakan embung-embung didaerahnya.

“Wah…Wajo ini ternyata sudah duluan melangkah, ini akan saya sampaikan langsung kepada Bapak Menteri dan beliau pasti senang sekali. Untuk mempertegas program itu, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Desa (Permendes) yang secara khusus mengatur tentang pelaksanaannya diseluruh desa”, papar Syamsul Bahri mengutip kalimat Dirjen kembali.

Untuk diketahui, wacana Kementerian Desa, PDTT mengangkat dan mewajibkan seluruh desa untuk melaksanakan program pencetakan embung-embung ini diilhami dari dialog antara Presiden RI, Joko Widodo dan Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru usai penerimaan penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara (APN) 2016 di Istana Negara, Jakarta, 23 November 2016 lalu.

Kala itu, Bupati Wajo mengungkap potensi serta kendala yang dihadapi dalam meningkatkan produksi pertanian didaerahnya. Termasuk, memaparkan tentang program “Sejuta Kantong Air”.

Dari hasil paparan itu kemudian, Presiden Joko Widodo menyatakan untuk mengangkat program pembangunan dan pencetakan embung-embung menjadi program nasional dan memerintahkan agar diterapkan secara menyeluruh ditingkat desa se Indonesia.

Selain mengajukan konsep tentang “Sejuta Kantong Air”, Bupati Wajo juga membawa konsep lain terkait ; program pengembangan/pembangunan kawasan perdesaan dan pengembangan desa mandiri berbasis pesantren.

Sumber Data : Kepala BPMPDK Wajo
Penulis : Nur Asri