Ini Pengakuan ASK tentang Andi Burhanuddin Unru (ABUR)

ASK-213x300 Wakil Bupati Wajo, A Syahrir Kube Dauda (ASK)

Wajo, MC – Waktu terus berjalan dan tidak terasa perjalanan karir pemerintahan A Burhanuddin Unru (ABUR) bersama A Syahrir Kube Dauda (ASK) sebagai Bupati dan Wakil Bupati di Wajo sudah berjalan setahun lebih sejak dilantik dan diambil sumpahnya oleh Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL) di Lapangan Merdeka Sengkang, Senin, 10 Februari 2014 lalu.

Tak sedikit cerita telah mereka lalui selama menjalankan tugas dan tanggungjawab serta amanah dari rakyat. Untuk itu, kami mencoba menelisik sejauh mana hubungan mereka dan seperti apa pandangan ASK terhadap Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru yang dituangkan dalam bentuk wawancara seperti dibawah ini :

Sejauh mana kedekatan Bapak dengan Bupati ?
ASK : Bupati Wajo (A Burhanuddin Unru) adalah sosok yang flexible, kadang jadi orang tua, jadi sahabat dan pula jadi pemimpin yang sangat tegas.

Itu dari sisi luar, kalau sisi dalam ?
ASK : Di berbagai kesempatan, saya banyak memperoleh nasehat baik dalam menghadapi persoalan pemerintahan maupun nasehat yang sifatnya pribadi.

Hubungan Bapak dalam Pemerintahan ?
ASK : Seingat saya semua permasalahan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang saya diskusikan bersama beliau punya jalan keluar, mungkin karena beliau punya pengalaman pemerintahan yang cukup lama sehingga tidak pernah kelihatan panik ketika menghadapi masalah, ABUR (inisial nama A Burhanuddin Unru) sangat tenang menghadapi masalah.

Sikap Bupati terhadap perbedaan pandangan ?
ASK : Dalam diskusi beliau sangat terbuka termasuk menerima kritik dan pandangan yang berbeda, baik dari saya maupun informasi yang berkembang. ABUR menerima dan menilai informasi dari sudut pandang positif (positif thinking).

Apakah Bapak merasa canggung jika berhadapan dengan Bupati ?
ASK : Tidak sama sekali, saya merasakan diberbagai kesempatan ABUR menjadi teman curhat yang baik, karena semua diskusi lebih banyak berlangsung setara laiknya berdiskusi dengan teman, sangat terbuka dan selalu diselingi canda

Sikap Bupati dalam pengambilan keputusan ?
ABUR adalah sosok pemimpin yang cepat dalam mengambil keputusan, mungkin karena bawaan beliau sebagai pemimpin yang kuat mendengar, sabar mendengarkan informasi kawan bicaranya bahkan dari stafnya sekalipun sehingga dari informasi yang beliau terima dijadikan acuan untuk menganalisa dan mengambil keputusan.

Cara Bupati menilai seseorang ?
ASK : Saya tahu beliau sangat baik sehingga kepercayaan terhadap seesorang sangat tinggi, mungkin karena dalam merespon sesuatu beliau selalu mengawalinya dengan positif think.

Apa yang tidak disukai ?
ASK : Menurut saya, ABUR tidak suka dibohongi apalagi dikhianati, sekalipun ABUR cepat memaafkan tapi beliau tidak cepat melupakan setiap peristiwa.

Cara Bupati berkomunikasi dengan masyarakat ?
ASK : ABUR sangat cepat cair dan berkomunikasi dengan siapa saja, apalagi dengan dengan rakyat, sehingga dengan kemampuan dan kesabaran mendengar maka persoalan pokok masyarakat cepat diketahui akar permasalahanya.

Mungkin yang dimaksud komunikasi dalam bidang pertanian ?
ASK : Apalagi berbicara masalah pertanian, beliau sangat paham betul sehingga tidak heran kalau gagasan untuk membuat pulau-pulau kecil di Danau Tempe dan pemanfaatan air baku Danau Tempe untuk mengairi 20.000 ha sawah dengan memompa air danau tempe naik di ketinggian dengan mengandalkan gratifikasi bumi untuk mengairi persawahan mendapat respon positif dari pemerintah pusat. Itu makanya, Wapres Jusuf Kalla ke Wajo dan bersedia mengalokasikan anggaran trilyunan untuk Wajo, itu karena gagasan ABUR.

Barangkali Bapak terlalu melebih-lebihkan, mungkin banyak pemimpin yang sama atau menandingi beliau di Sulsel atau di Indonesia ?
ASK : Sangat sulit mencari sosok pemimpin seperti ABUR, disukai dan dikenal oleh hampir semua orang. Dipahami bahwa sebagai manusia biasa ABUR tentu punya keterbatasan untuk memenuhi pemintaan dan harapan banyak orang atau masyarakat, namun secara pribadi saya meyakini bahwa beliau punya niat baik menjalankan amanah dan konsisten membangun daerah.

Apakah Bapak pernah beda pandangan dengan Bupati ?
ASK : Sering, namun beliau menghargai perbedaan pandangan yang ada. Begitupula setelah ada keputusan, maka keputusan itu menjadi tanggung jawab bersama, keputusan yang diambil adalah harga mati dan kami berusaha untuk melaksanakannya.

Apakah komitmen dengan Bupati ?
ASK : Hampir disetiap kesempatan ABUR selalu mengingatkan saya untuk tetap menjaga harmonisasi dalam menjalankan amanah masyarakat, beliau menyarankan agar tidak terlalu cepat masuk angin dan mempertahankan komitmen hingga akhir pemerintahan bersamanya.

Apa keinginan Bupati terhadap Bapak ?
ASK : Beliau mengingatkan agar tetap fokus mengurus rakyat, ini pesan yang sering disampaikan kepada saya. Secara pribadi, tentu saya bersyukur kepada Allah SWT atas komitmen tersebut, karena itu harapan saya dan yakin adalah harapan seluruh masyarakat Wajo.

Soal tanggungjawab, apa harapan Bupati kepada Bapak ?
ASK : Bupati pernah menyampaikan kepada saya, bahwa seorang Pemimpin tidak menjadikan opini sebagai sebuah tanggungjawab, melainkan seorang pemimpin bertanggung jawab terhadap apa yang diperbuat. Begitupula dengan pengambilan keputusan tidak berdasarkan opini, akan tetapi harus mengacuh pada fakta yang ada.
Hubungan Bapak dengan kerabat Bupati ?

ASK : Semakin hari, saya merasa sangat dekat dengan ABUR, begitupula dengan keluarganya. Itu karena beliau memperlakukan saya tidak hanya sebagai Wakil dalam menjalankan pemerintahan, tetapi lebih sebagai keluarga dekat mereka.

Soal kewenangan, sejauh mana hubungan Bapak dengan Bupati tentang hal itu ?
ASK : Saya merasa mendapat kepercayaan besar dari beliau, buktinya ketika saya ditugaskan untuk memimpin pertemuan yang sifatnya strategis dalam pemerintahan dan pembangunan, misalkan saja : pertemuan tentang ganti rugi Lahan Bendungan Paselloreng, Pertemuan tentang Sengketa Lahan PTPN Keera, Persiapan kedatangan Wapres RI dan beberapa tugas lain yang sifatnya strategis.

Seperti apa respon Bupati dari tugas itu ?
ASK : Jika saya laporkan hasil pertemuan, biasanya beliau memberikan komentar berupa apresiasi atau bahkan koreksi terhadap terhadap kesimpulan yang diambil dalam pertemuan. Disitu juga saya mulai sadar bahwa selama ini beliau mengajari saya dalam banyak hal, jadi ABUR adalah guru saya selama setahun lebih mendampingi beliau.

Soal konsistensi Bupati ?
ASK : Beliau sangat konsisten terhadap apa yang telah disepakati. Selama mendampingi beliau, seingat saya belum ada komitmen atau kesepakatan yang beliau ingkari. Ini tentu semakin menumbuhkan rasa percaya saya kepada beliau.

Dalam hubungan kerja, apa kekurangan Bupati ?
ASK : Bupati Wajo lebih dari seorang pemimpin, dan terus terang sulit rasanya menemukan kekurangan beliau. Bahkan sebaliknya, justru kelebihan beliau yang nampak bagi saya. Selama ini, saya merasa nyaman, gembira dan bahagia mendampinginya sebagai Wakil dan kalau mau jujur, malah Bupati yang tahu banyak dan mengerti kekurangan saya.

Kira-kira apa persamaan Bapak dengan Bupati ?
ASK : Wah, masih soal kekurangan ini. Saya dan Bupati punya kekurangan yang sama yaitu tidak bisa melihat pisang goreng dan Pallabutung (Kue khas Bugis). Kalau kue itu ada diatas meja semua boleh minggir dan tidak ada yang bisa menasehati kami berdua untuk berhenti mencicipi.

(Nur Asri, SH : Pimred MEDIA CELEBES)