Ini Pernyataan Politis Bupati Wajo Terkait Pilgub Sulsel

Kunker Wagub 3 Wagub Sulsel, Agus Arifin Nu’mang didampingi Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru dan Wakil Bupati Wajo, A Syahrir Kube Dauda dalam acara silaturahmi

Wajo, MC – Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru mengaku siap mendukung Agus Arifin Nu’mang dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel mendatang.

Pernyataan sikap itu dilansirnya dihadapan ratusan Kepala Desa dan Ketua BPD (Badan Permusyawarakatan Desa) saat menjamu Wakil Gubernur Sulsel ini di Baruga Wecudai Kompleks Rumah Jabatan Bupati, Jl Veteran Sengkang, Sabtu (27/2).

“Ini hati nurani yang berbicara, saya menyatakan sikap mendukung Wagub (Agus Arifin Nu’mang) dalam Pemilihan Gubernur mendatang,” ujar Bupati yang juga Ketua DPD II Partai Golkar (Golongan Karya) Kabupaten Wajo ini.

Diakui bahwa, saat ini memang banyak figur yang coba memperkenalkan diri melalui koran atau media massa, bahkan diantaranya sudah ada yang berhasil menarik perhatian publik dengan ketenaran dan menyatakan sikap untuk maju dan mencalonkan diri.

“Namun bagi saya, hal itu tidak menjadi tolak ukur seseorang untuk meraih kemenangan, meski berhasil tenar di koran atau media massa, namun untuk soal pilihan itu lain ceritanya. Terlebih saat ini, masyarakat Sulsel sudah pintar memilih dan menentukan sikap kepada figur yang konsisten bekerja dan mengenal betul titik demi titik daerah dan keinginan masyarakat Sulsel,” ungkap Bupati tanpa menyebut nama figur yang menurutnya sudah tenar di koran.

Lanjut dikatakan, konsistensi Wagub untuk bekerja dan melaksanakan tugas pembangunan di Sulawesi Selatan dapat terlihat dari kesetiaan-nya mendampingi Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo selama dua periode memimpin Sulsel.

Bahkan, konsistensi itu sudah terbaca saat dirinya masih menjabat sebagai legislator DPRD Sulsel. Hingga kini pun, Wagub masih setia melaksanakan tugas dan tanggung-jawab yang dipercayakan oleh rakyat bersama Gubernur Sulsel.

“Jadi, buat apa memilih yang lain, apalagi jika figur itu pendatang baru, lebih baik kita satukan tekad dan pilihan kepada figur yang memang telah mengenal daerah dan keinginan masyarakat kita. Apalagi jika figur itu konsisten bekerja dan memiliki konsep pembangunan yang jelas, itu akan lebih baik untuk pembangunan daerah, masyarakat dan roda pemerintahan dalam suatu daerah,” terang Burhanuddin.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang mengutarakan bahwa selama dua periode menjalankan roda pemerintahan bersama Syahrul, propinsi Sulawesi Selatan terus alami peningkatan dari berbagai sektor.

Peningkatan dapat terlihat dari laju pertumbuhan ekonomi masyarakat yang kini sudah mencapai angka 39 juta per-kapita pertahun atau meningkat sekitar 8 persen sejak tahun 2014 lalu.

“Itu menandakan bahwa pemerintahan yang kami laksanakan berjalan dengan baik, dan tentu peningkatan itu akan terus dipacu. Saya bersama Gubernur menarget pendapatan perkapita masyarakat menembus angka 50 juta pada tahun 2018 mendatang,” ujar Agus.

Tidak hanya itu, sambung Agus, keberhasilan pemerintah propinsi Sulsel juga dapat terukur dari terlaksananya program pendidikan dan kesehatan gratis sejak awal periode memimpin Sulsel (2013, red).

“Setelah berhasil terpilih, saya bersama Gubernur (Syahrul YL, red) duduk bersama dan memikirkan program apa yang harus dilaksanakan di Sulsel, dan kala itu kami cetuskan untuk menggelontarkan program pendidikan dan kesehatan gratis. Alhasil, program itu bahkan telah diadopsi oleh pemerintah DKI Jakarta sebagai program prioritas. Begitupun Bapak Presiden (Joko Widodo, red), juga menjadikan program tersebut sebagai program andalan yang kita kenal dengan program Kartu Indonesia Sehat,” terang Agus.

Lebih lanjut Wagub mengimbau masyarakat untuk bersikap waspada terhadap paham radikalisme dan teroris yang belakangan mengganggu ketentraman dan ketertiban masyarakat. Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Sulsel ini juga berharap kepada seluruh masyarakat untuk tidak terdoktrin paham sesat berkedok nilai-nilai agama.

“Begitupula dengan masalah keamanan, hal itu perlu menjadi perhatian bagi masyarakat. Jangan seperti di daerah-ku kasian, masyarakat-nya banyak yang narkoba, marak perjudian, sabung ayam dan banyak pa’tipu-tipu-nya,” ujar Agus menyinggung kondisi daerah-nya.

Berdasarkan hasil rekaman MEDIA CELEBES, kunjungan Wagub di Wajo untuk bersilaturahmi dengan aparat pemerintah dan tokoh masyarakat. Usai beri sambutan di kecamatan Penrang, tim yang tergabung dalam rombongan Wagub terlihat membagi-bagikan kalender kepada masyarakat yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Setelah hadir pada dua titik acara silaturahmi, Wagub didampingi Bupati, Wakil Bupati dan Sekda Wajo melakukan peninjauan jalan trans sulawesi poros Bone – Palopo yang melintas pada tiga kecamatan di Wajo dan melanjutkan perjalanannya menuju kabupaten Sinjai. (aci)