Ini Program Prioritas Desa di Wajo, Salah Satunya Tentang Posyandu

Kepala Dinas PMD Kabupaten Wajo, Syamsul Bahri

Wajo, MC – Pemerintah daerah kabupaten Wajo tahun anggaran 2017 ini masih akan melanjutkan beberapa program terkait pembangunan, pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan desa.

Program yang dimaksud diantaranya ; pengawalan dan pembinaan dalam pengelolaan dana desa dan alokasi dana desa (DDes dan ADD), pembinaan dan peningkatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), kerjasama kejaksaan negeri (Kejari) dengan pemerintah daerah melalui program Jaksa Masuk Desa (JMD), Workshop peningkatan kapasitas aparat pemerintah desa, Sistem Informasi Pembangunan Desa (SIPDes), dan beberapa program lain berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat dan desa.

Selain itu, pemerintah daerah juga akan melaksanakan kembali pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak pada 26 desa (seperti diberitakan sebelumnya) yang rencananya dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinas PMD) Kabupaten Wajo, Syamsul Bahri mengungkap hal itu di Ruang Kerja-nya, Rabu (18 Januari 2017).

“Kita masih terfokus pada program-program tersebut, disamping itu juga terdapat beberapa kegiatan yang merupakan sinkronisasi program pemerintah desa dengan pemerintah daerah, pusat dan propinsi”, ujarnya.

Sinkronisasi program yang dimaksud diantaranya ;

1. Program prioritas Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes – PDTT)  yang juga merupakan Program Prioritas Pemerintah Daerah Kabupaten Wajo dalam pembangunan dan pengembangan embung-embung desa yang diakomodir melalui dana desa sesuai kebutuhan desa.

2. Program yang sejalan dengan visi – misi dan program prioritas pemerintah daerah kabupaten Wajo, maka pada tahun 2017 ini juga akan didorong kepada pemerintah desa untuk mendukungnya melalui Dana Desa dan ADD, antara lain ;

– Bidang Pertanian : Program Gerakan Tanam Bawang dan Cabe (Gerta BABE) serta Program Pengembangan dan Pembangunan Embung – Embung Desa.

– Bidang Kesehatan : Revitalisasi pembangunan dan pemanfaatan Posyandu (Pos Pelayanan Terpadu) dan fasilitas Jamban Keluarga dalam mendukung program peningkatan kesehatan masyarakat, dan beberapa kegiatan lain yang terintegrasi dengan program Desa Siaga Prima Aktif.

– Bidang Pendidikan dan Kebudayaan : Optimalisasi pembangunan dan pengembangan sarana prasarana PAUD dalam mendukung program peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini.

– Bidang Ekonomi : Optimalisasi BUMDes (Badan Usaha Milik Desa) sebagai lembaga perekonomian masyarakat desa dalam mendukung  program peningkatan ekonomi.

Syamsul Bahri menyakinkan bahwa sinkronisasi program tersebut tidak mengabaikan program prirotas lainnya sebagaimana yang diatur dalam Permendes (Peraturan Menteri Desa) nomor 22 tahun 2016 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2017.

“Khusus untuk sinkronisasi program pemerintah daerah dengan pemerintah desa (poin kedua, red), merupakan program utama Bupati Wajo pada tahun 2017 ini. Sehingga kedepan, pemerintah desa akan kita dorong mendukung hal tersebut melalui Dana Desa dan Alokasi Dana Desa, karena pembangunan desa harus sinkron dan sejalan dengan visi dan misi pemerintah kabupaten”, jelas Bahri. (SIPDes)