Jelang Hari H Pilkades, Wabup Wajo Tegaskan PPKD Untuk Tidak Berpihak

“Dari Pelaksanaan Tahapan Pilkades Serentak 108 Desa di Kabupaten Wajo”

Wakil Bupati Wajo, Andi Syahrir Kube Dauda (ASK)

Wajo, MC – Setelah lama absen beri komentar di media tentang Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa yang kini tengah berjalan di 108 Desa 13 Kecamatan di Kabupaten Wajo, akhirnya, Wakil Bupati Wajo, Andi Syahrir Kube Dauda mulai angkat bicara dan menegaskan PPKD (Panitia Pemilihan Kepala Desa) masing-masing desa untuk melaksanakan tugas secara profesional, independent dan tidak berpihak.

Mantan Koordinator Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat – Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) ini mengungkap bahwa keberhasilan pesta demokrasi yang dilaksanakan oleh pemerintah dan masyarakat di Bumi Lamadukelleng ini terletak pada sikap profesionalisme dan netralitas dari para PPKD.

“Keberhasilan Pilkades ada ditangan PPKD, oleh itu, saya meminta para PPKD untuk melaksanakan tugasnya secara profesional, independent dan tidak berpihak,” ungkap Syahrir atau yang lebih akrab disapa ASK melalui via ponselnya kepada MEDIA CELEBES, Sabtu, 25/4.

Dia menambahkan bahwa selama proses dan tahapan Pilkades ini berjalan, dirinya bersama Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru terus memantau perkembangan, tahapan dan pelaksanaan Pilkades agar berjalan secara jujur, adil dan aman.

Bahkan, aku ASK, untuk menciptakan rasa aman ditengah masyarakat, dirinya meminta kepada jajaran kepolisian melalui Kapolres Wajo yang baru (AKBP Muhammad Guntur) untuk turut membantu dan melakukan pengamanan dalam Pilkades ini.

“Itu bukti bahwa pemerintah dalam tahapan Pilkades ini melakukan pemantauan dengan harapan agar dalam pelaksanaannya tidak terjadi hal-hal yang merusak suasana kondusif ditengah masyarakat,” pungkasnya.

Lebih lanjut, ASK menerangkan bahwa masyarakat boleh berbeda pilihan dalam pemilihan, tetapi setelah ada Kades yang terpilih, maka masyarakat sebaiknya bersatu mendukung Kades terpilih dan secara bersama-sama membangun desanya.

“Sudah menjadi tradisi, setiap kompetisi pasti ada menang dan ada yang kalah, maka yang menang tidak perlu euforia berlebihan merayakan kemenangan, yang kalah siap menerima kekalahan dan kembali bersatu mendukung kades terpilih,” saran ASK. (adv)

Penulis : Nur Asri