Juara Pertama di Sulsel, Wabup Terima Penghargaan Dari Gubernur

Banner Head SIPD 1
Penerimaan Penghargaan Lomba Desa - Kelurahan(Ketgam : Wakil Bupati Wajo, A Syahrir Kube Dauda bersama Kepala BPMPDK Wajo, Syamsul Bahri, Camat Tanasitolo, A Bau Manussa dan Lurah Tancung Idhan usai menerima penghargaan dari Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo di Makassar)

Wajo, MC – Keberhasilan kelurahan Tancung kecamatan Tanasitolo menjadi juara dalam perlombaan desa dan kelurahan terpadu tingkat Sulawesi Selatan beberapa waktu lalu menambah deretan prestasi pemerintah kabupaten Wajo dibawah kepemimpinan Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru bersama Wakil-nya, A Syahrir Kube Dauda.

Itu setelah Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo menyerahkan penghargaan atas keberhasilan kabupaten Wajo dalam perlombaan desa dan kelurahan tingkat Sulsel yang dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Wakil Bupati Wajo, A Syahrir Kube Dauda mendapat kepercayaan dari Bupati (A Burhanuddin Unru, red) untuk menerima penghargaan di-Makassar, Senin, 17/10 kemarin.

Selain menyerahkan penghargaan kepada Wabup, Gubernur kesempatan itu juga menyerahkan trophy kepada Lurah Tancung, Idham yang didampingi oleh Camat Tanasitolo, A Bau Manussa.

Wakil Bupati Wajo, A Syahrir Kube Dauda yang dimintai tanggapan mengungkap rasa bangga dan bersyukur atas penganugerahan tersebut.

Itu, kata Dia, menjadi bukti bahwa kabupaten Wajo adalah satu-satunya kabupaten di Sulawesi Selatan yang berhak menerima penghargaan dari pemerintah.

“Selaku masyarakat Wajo, kita patut bersyukur atas penghargaan itu karena mendapat pengakuan dari pemerintah tingkat Propinsi dan tingkat Pusat, dimana kelurahan Tancung dalam hal ini mampu memperlihatkan kinerja pemerintahan yang lebih baik dibanding kelurahan lain yang ada di Sulsel jika diukur dengan 8 indikator penilaian yang digunakan dalam perlombaan,” terang Syahrir kepada MEDIA CELEBES, Selasa, 18/10.

Namun demikian, lanjut Syahrir, prestasi gemilang yang diperoleh kelurahan Tancung ini sebaiknya menjadi motivasi bagi seluruh kelurahan dan desa yang ada di Wajo (khususnya) untuk lebih berbenah dan meningkatkan kinerja agar bisa bersaing dan mendapat prestasi seperti yang diperoleh kelurahan Tancung.

“Banyak kelurahan dan desa yang memiliki pemimpin serta masyarakat yang baik, mereka juga memiliki harapan untuk maju dan berkembang. Sisa kini bagaimana memotivasi dan memberikan bimbingan tentang pengelolaan pemerintahan yang baik. BPMPDK (Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa/Kelurahan) sebagai lembaga tekhnis dan mempunyai tugas dan fungsi terkait hal itu tentu harus melakukan terobosan dan tampil terdepan agar pemerintah dan masyarakat tingkat desa dan kelurahan, khususnya di kabupaten Wajo dapat terangkat dan berprestasi seperti kelurahan Tancung,” pungkas Syahrir.

Senada dengan Wabup, Kepala BPMPDK Kabupaten Wajo, Syamsul Bahri yang dimintai keterangan mengungkap bahwa penghargaan dapat diartikan sebagai bentuk pengakuan Gubernur atas keberhasilan pemerintah kabupaten Wajo.

Dia membeberkan bahwa acara penerimaan sedianya dihadiri oleh Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru, namun karena sesuatu hal yang tak kalah penting-nya, maka Bupati memercayakan tugas itu kepada Wabup.

“Undangan penerimaan penghargaan sebenar-nya ditujukan kepada Bupati Wajo, namun karena sesuatu hal dan kesibukan-nya, maka tugas itu dipercayakan kepada Wabup” ujar Ancu sapaan Syamsul Bahri.

Sekedar informasi, Wakil Bupati Wajo, A Syahrir Kube Dauda sebelum mengawal keberhasilan kabupaten Wajo dalam perlombaan itu, Wabup juga pernah melakukan hal sama waktu masih bertugas ditingkat propinsi Sulsel.

Mantan Koordinator Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Sulsel ini mendampingi desa Tompobulu kabupaten Sinjai untuk menerima penghargaan tingkat nasional tahun 2011 silam.

Penulis : Nur Asri

Banner Head SIPD 1