Kades Nepo : Keterbukaan Informasi Dukung Prestasi Kerja

1103Kepala Desa Nepo, Ab Enre Ontong menerima penghargaan dari Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru

Wajo, MC – Kedepankan sikap transparan (keterbukaan), menggali gagasan dari bawah, serta aktif memberdayakan masyarakat dan kelompok masyarakat menjadi kunci keberhasilan Kepala Desa Nepo, Kecamatan Tanasitolo, Ab Enre Ontong sehingga terpilih menempati posisi Terbaik Pertama Kategori Pengelolaan Dana Desa tahun 2015 yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Wajo, beberapa hari yang lalu.

Kepada MEDIA CELEBES, Enre (sapaan akrab Kades Nepo) mengaku bahwa, sejak diangkat menjadi kepala desa, dirinya aktif menginformasikan hasil kinerja-nya kepada masyarakat melalui papan-papan informasi, pengumuman atau melalui postingan gambar di-akun social media.

“Kami aktif menginformasikan, selain menjadi bukti, materi yang dipaparkan dalam ruang informasi juga dijadikan sebagai pertanggungjawaban kepada publik (masyarakat, red). Mungkin itu yang menjadi pertimbangan pemerintah daerah sehingga menobatkan kami sebagai juara pengelola dana desa terbaik,” ungkap Enre melalui via ponsel-nya, Sabtu (20/1).

Dijelaskan, penggunaan Dana Desa di Nepo pada tahun 2015 lalu sepenuhnya dimanfaatkan untuk beberapa item pekerjaan fisik seperti ; pekerjaan rabat beton, perkerasan jalan desa, rehab bangunan Posyandu (pos pelayanan terpadu) sekaligus menyiapkan asupan makanan bayi, mendirikan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) serta beberapa jenis pekerjaan fisik lainnya yang sesuai dengan RPJMDes, APBDes dan RKPDes.

Begitupula dengan kegiatan pemberdayaan yang sumber pendanaan-nya diperoleh dari Dana Desa juga aktif dilaksanakan. Pemerintah desa melalui kegiatan pemberdayaan ini menggerakkan seluruh aparat pemerintah desa, masyarakat dan kelompok-kelompok masyarakat untuk terjun langsung terlibat dalam kegiatan.

“Jadi, kegiatan pembangunan dan pemberdayaan yang dilaksanakan oleh pemerintah desa Nepo secara garis besar bersentuhan dengan sektor pendidikan, kesehatan, agama, ekonomi dan sosial kemasyarakatan. Itu mungkin yang mendukung kami sehingga terpilih menjadi juara,” ulas Enre.

Lanjut, mantan Kades Nepo dua periode ini mengungkap apresiasi kepada pemerintah daerah atas kucuran dana yang dialokasikan ditingkat desa.

Itu, kata Dia, sangat berarti dan bermanfaat untuk pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa, terlebih pada tahun ini, pemerintah desa juga mendapat kucuran dana bagi hasil pajak dan retribusi dari pemerintah daerah diluar dari alokasi dana desa (ADD) dan Dana Desa (DD).

“Ketiga sumber anggaran itu nantinya akan digunakan untuk melaksanakan program prioritas baik fisik maupun non fisik. Namun, kami berharap kepada pemerintah daerah agar tetap aktif melaksanakan pelatihan dan pembekalan kepada aparat-aparat desa, itu mendukung kami dalam memperlancar pelaksanaan pemerintahan dan pelayanan masyarakat di-tingkat desa,” tutur Enre. (SIPD/K)