Kapolres Wajo Sarankan Warga Perketat Pengawasan Terhadap Anak

Bendung Gerak Danau Tempe Bendung Gerak Danau Tempe

Wajo, MC – Kapolres Wajo, AKBP Muh Guntur mengimbau masyarakat, utamanya yang bertempat tinggal di Kawasan Bendung Gerak Danau Tempe, tepatnya di Kelurahan Maddukkelleng Sengkang, Kecamatan Tempe untuk lebih berhati-hati dan memperketat pengawasan terhadap anak.

Jangan sampai, kata Guntur, peristiwa yang terjadi di kawasan Bendung Gerak Danau Tempe tersebut kembali terulang dan menelan korban jiwa.

“Kami himbau masyarakat untuk berhati-hati dan memperketat pengawasan terhadap anak-anaknya, jangan sampai lalai dan diharap jangan lagi ada yang bermain-main diatas bendung gerak, itu beresiko,” ujar Kapolres kepada MEDIA CELEBES saat dimintai keterangan terkait peristiwa anak tercebur dalam sungai dan akhirnya ditemukan meninggal dunia.

Lanjut Kapolres menerangkan bahwa peristiwa itu berawal setelah korban yang diketahui masih duduk dibangku SMP ini bersama 4 orang teman-nya sedang asyik bermain dikawasan bendung gerak danau tempe, namun naas, korban terjatuh kedalam sungai dan tidak bisa menyelamatkan diri.

Karena panik, teman korban kemudian menyampaikan kejadian itu kepada keluarga korban dan meminta pertolongan ke-pihak kepolisian untuk dilakukan pencarian. Spontan waktu itu, pihak Kepolisian bersama Tim SAR turun melakukan pencarian.

“Korban baru ditemukan sekitar pukul 16.30 Wita atau sekitar 3 jam dari kejadian awal dengan kondisi tak bernyawa lagi. Itu makanya dihimbau masyarakat agar berhati-hati dan tidak menganggap sepele pengawasan terhadap anak. Jangan karena kelalaian membawa petaka dan mengakibatkan anak kesayangan-nya meninggal dunia,” saran Kapolres. (aci)