Kasus Kekerasan Anak Di Wajo Masih Tergolong Tinggi

Wajo, MC – Angka kekerasan terhadap anak di kabupaten wajo masih tinggi. Berdasarkan pencatatan kepolisian resort Wajo kasus kekerasan anak ini mencapai 62 kasus.

Dari 62 kasus tersebut dibagi atas beberapa bagian antara lain diskriminasi anak 2 kasus, cabul 28 kasus, penganiayaan 32 kasus dan rata-rata pelaku dibawah umur karena terjadi disekolahan.

Kanit Idik 1 (Resum/PPA) Polres Wajo Aiptu Safiuddin mengatakan bahwa, kekerasan yang dialami oleh anak dibawah umur tersebut yakni kekerasan fisik, seksual, pisikis. 62 kasus tersebut juga termasuk narkoba, sajam.
“Saat ini sudah ada 51 kasus yang selesai dan masih ada 11 kasus sementara diproses, 6 kasus dalam sidik dan 5 kasus dalam lidik 5 karena pelaku tidak diketahui karena dipukul dipasar,” kata Safiuddin.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan bahwa, diskriminasi terhadap anak itu adalah kasus dipaksa anak untuk melakukan kehendak orang tua seperti anak dilarang sekolah disuruh cari uang sementara anak mau pergi kesekolah sehingga anak di aniaya.

“Penyelesaian kasus difasilitasi untuk damai dengan istila “mabbulo sibatang” (diversi) atau dengan istilah penyelesaian diluar pengadilan. Penyidikan anak dibawah umur tidak diwajibkan melakukan penahanan dengan melibatkan bapas (balai pemasyarakatan) yang mendampingi anak saat pengadilan,” kata Safiuddin

Lebih jauh, dirinya mengatakan bahwa, jalur hukum merupakan jalur terakhir dan tetap ada yang lanjut. Pelaku dan korban kekerasan terhadap anak itu dinominasi SMP dan SMA. (red)