Kedapatan Pesta Narkoba di Wajo, Warga Kolaka Utara Dibekuk Polisi

Kapolsek Pitumpanua saat melakukan penggerebekan narkoba (1)Ketgam : Kapolsek Pitumpanua, Kompol Suardi Kalasseng saat menginterogasi beberapa orang tersangka narkoba

Wajo, MC – Kepolisian Sektor Pitumpanua, kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan terpaksa harus menggiring dua orang warga asal kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara, masuk kedalam jeruji besi.

Itu setelah kedua warga Kolut yang diketahui bernama Musliadi dan Mustadir ini mencoba melarikan diri dari pengejaran polisi karena kedapatan pesta narkoba dirumah salah seorang rekan-nya, Jawi-Jawie, Desa Tellesang Kecamatan Pitumpanua, Senin, 2/11 kemarin.

Selain warga Kolut ini, polisi juga mengamankan tersangka lain yang mencoba kabur diantaranya ; Baso Pangengre (pemilik rumah) dan salah seorang lelaki bernama Azis serta tiga orang yang kebetulan berada di TKP (tempat kejadian peristiwa) karena diduga habis menggunakan narkoba.

Kapolsek Pitumpanua, Kompol Suardi Kalasseng kepada MEDIA CELEBES mengungkap bahwa penangkapan terhadap tersangka ini setelah mendapat bocoran dari salah seorang tersangka narkoba bernama Ami.

Lelaki ini sendiri tertangkap tangan menyimpan narkoba jenis shabu sebanyak 1 gram di kantong celana-nya saat melintas di poros jalan Palopo – Makassar, tepatnya di Desa Batu kecamatan Pitumpanua, sekitar pukul 13.20 Wita.

Dia (Ami-red) mengaku mendapat barang haram tersebut dari Baso Pengengre.

Kapolsek Pitumpanua saat melakukan penggerebekan narkobaKapolsek Pitumpanua, Kompol Suardi Kalasseng bersama personilnya saat melakukan penggerebekan narkoba

“Dari keterangan itulah sehingga polisi melakukan penggerebekan dirumah Baso Pengengre dan berhasil mengamankan para tersangka, meski saat penangkapan mereka mencoba melarikan diri,” ujar Suardi.

Lanjut mantan Kasat Narkoba Polres Wajo in mengutarakan bahwa barang bukti yang disita dari penggerebekan tersebut diantaranya ; 96 Sachet kosong, 1 dompet warna merah berisi 2 sachet bekas pakai, 4 korek api,2 buah pipet, 1 buah pirex, 4 unit Handphone, dan 1 buah pipet warna merah alat isap.

“Saat ini tersangka bersama barang bukti yang disita kami serahkan ke Polres untuk penanganan lebih lanjut, termasuk tiga orang warga yang kebetulan berada di rumah Baso Pengenre saat penggerebekan kami serahkan kepada Polres karena diduga habis menggunakan narkoba,” terang Suardi. (aci)