Keluarga Alm Brigjen A Lantara Bangun Ponpes di Wajo

Wajo, MC – Keluarga besar Alm Brigadir Jendral (Brigjen) A Lantara mendirikan bangunan untuk pondok pesantren (Ponpes) di tanah lahan milik keluarga-nya < !!--more> .

Sedianya, bangunan Ponpes untuk lembaga pendidikan Islam “Wahdah Islamiyah” tersebut menggunakan lahan seluas 3,6 hektare.

Bupati Wajo A Burhanuddin Unru didampingi Ketua TP PKK Wajo Hj A Faikah Burhanuddin meletakkan batu pertama tanda dimulai-nya pembangunan, di lokasi, Kecamatan Maniangpajo, poros jalan Pare-pare – Palopo, Minggu, 1/6.

Dalam sambutan-nya, Bupati mengaku diri-nya merasa terpanggil untuk memberikan bantuan kepada Ponpes tersebut. Dia beri apresiasi atas terbangun-nya Ponpes itu di Kabupaten Wajo.

Hadir-nya sekolah untuk para santri ini, diyakini akan semakin mempertegas siar islam di Kabupaten Wajo.

Burhanuddin mengungkap, sejak awal, pengembangan siar agama menjadi perhatian penting melalui pelaksanaan program-program keagamaan dan upaya menanamkan nilai-nilai agama ditengah masyarakat.

“Program keagamaan yang dilaksanakan itu, diantara-nya, menggelontarkan bantuan kepada masing-masing Pondok pesantren, melibatkan masyarakat dalam kegiatan majelis ta’lim, memberikan ruang kepada santri untuk mengembangkan tanaman kelapa sawit dengan menyediakan lahan tanam, dan berbagai program lain-nya yang bernilai agama,” pungkas Burhanuddin.

Sementara itu, Perwakilan keluarga Alm Brigjen H A Lantara, A Cecep Lanti Lantara dalam sambutan mengungkap bahwa, lahan yang nanti-nya ditempati untuk pembangunan Pondokan adalah pemberian Alm H A Unru (Mantan Bupati Wajo / Ayahanda A Burhanuddin Unru).

Dia menceritakan, mendirikan tempat siar islam di-lahan pemberian ayah dari A Burhanuddin Unru (Bupati Wajo) ini, sudah menjadi hajat keluarga A Lantara sejak 16 tahun silam.

“Alhamdulillah, nanti pada tahun ini, hajat tersebut bisa tercapai. Dengan didirikan-nya Ponpes ini, maka keluarga Lantara berharap nanti-nya bisa menjadi icon pengembangan siar islam Kabupaten Wajo di mata dunia,” ungkap Lanti.

Ditempat yang sama, Ketua DPD Wahdah Islamiyah Kabupaten Wajo, Ayem Supriono menjelaskan bahwa, lembaga-nya bergerak dibidang pendidikan islam secara formal.

Selain menjadi pondok pesantren, bangunan yang akan didirikan itu juga akan dimanfaatkan menjadi tempat bagi para santri penghafal Al’Quran.

“Anggaran yang akan digunakan nanti-nya, berasal dari bantuan luar negeri sebesar Rp19milyar lebih,” pungkas Ayen. (aci)