Kementerian Pariwisata Gelar Seminar Nasional Pariwisata di Makassar

Menko Bidang Kemaritiman Indroyono Susilo saat membuka Seminar Nasional Pariwisata di Makassar

Makassar, MC- Kementerian Pariwisata bekerjasama dengan Harian Kompas menggelar Seminar Nasional Pariwisata bertajuk “Pengembangan Daya Tarik Pariwisata Bahari” yang mengulas mengenai strategi peningkatan wisata bahari dengan fokus utama pada eksplorasi wisata alam Indonesia Timur.

Kegiatan ini di Hotel Novotel Makassar Grand Shayla dihadiri oleh dua Menteri Kabinet Kerja Jokowi-JK, Indroyona Susilo (Menko Bidang Kemaritiman) dan Arif Yahya (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), Senin, 26/5.

Dalam sambutannya, Indroyono mengungkapkan bahwa salah satu program pemerintah Indonesia saat ini adalah pembangunan pariwisata nasional. Dan kegiatan seminar ini merupakan bagian integral dari upaya pembangunan tersebut.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya promosi wisata dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Selain itu, pembangunan infrasrtuktur yg memadai juga menjadi hal yang sangat penting dilakukan guna mendukung program tersebut.

Hal senada juga disampaikan oleh Arif Yahya (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), dalam paparannya mengenai kebijakan pariwisata nasional. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi kekayaan pariwisata. Khususnya di Wilayah Indonesia Timur yang kaya dengan wisata bahari.

Namun, saat ini daya saing pariwisata Indonesia masih menduduki rangking 50 dari 141 negara pada tahun 2015. Indonesia masih kalah bersaing dengan negara Asia lainnya. Termasuk Singapura yang menduduki rangking 11, Malaysia rangking 25 dan disusul Thailand pada rangking 35. Oleh karena itu, agar potensi pariwisata Indonesia tergarap secara maksimal, maka promosi wisata harus lebih ditingkatkan lagi.

“destinasi wisata di Indonesia sangat banyak. Oleh karena itu, destinasi wisata ini harus dpromosikan dengan benar. promosi yang benar akan mendorong peningkatan pariwisata Indonesia”.

Menanggapi hal itu, Budiman Tanuredjo (Pimpinan Redaksi Harian Kompas), memberikan apresiasi yang tinggi terhadap upaya pemerintah ini. Ia berjanji bahwa pihaknya siap bersinergi untuk membantu mempromosikan destinasi pariwisata Indonesia baik di dalam maupun di luar negeri.

“Kompas akan menyuarakan dan menggemakan bagaimana uniknya Indonesia dan akan diasimilasikan dengan semua media kompas termasuk cabang kami yang ada di luar negeri”

Selain itu, Juga hadir Ibu Mari Elka Pangestu (Mantan Menteri Pariwisata Kabinet Indonesia Bersatu II), Perwakilan Dinas Pariwisata Sulawesi Selatan, Sulistyo Wimbom Hardjito (Direktur Utama PT. Pelni), Muhamad Arif Wibowo (COE Garuda Indonesia), dan Didin Djunaidi (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia), yang masing-masing menjadi pembicara pada seminar tersebut.

Dalam kesempatan tersebut juga dibahas mengenai potensi budaya, kerajinan tenun, kukiner khas Sulawesi agar kelak menjadi salah satu kekuatan untuk dapat dipromosikan kepada wisatawan domestik dan mancanegara. Dan tentunya ini jelas akan memberikan pendapatan langsung kepada masyarakat di lokasi tujuan wisata berada.

Laporan Khusus : Zainal Arifin