Ketenagakerjaan Indonesia Masih Didominasi Pekerja Berpendidikan Rendah

K3Ketgam : Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru (Foto : Humas)

“Dengan pemberlakuan MEA akan terjadi peningkatan mobilisasi tenaga kerja kompeten, baik TKI yang akan bekerja di negara – negara ASEAN maupun tenaga kerja yang berasal dari negara – negara ASEAN yang akan bekerja di Indonesia dalam frame Mutual Recognition Arrangement (MRA).

Masuknya tenaga kerja dari negara lain yang ingin bekerja di Indonesia, tentu akan mengurangi peluang kerja bagi TKI dalam negeri. Oleh karenanya, peran lembaga pelatihan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kompetensi pekerjalokal.

Jurus yang penting dalam menghadapi MEA adalah percepatan peningkatan kompetensi tenaga kerja, percepatan sertifikasi kompetensi, dan pengendalian tenaga kerja asing,”.

K3 (1)Ketgam : Kepala Dinsostransnaker Wajo, A Tenri Liweng (Foto : Humas)

Demikian penggalan kalimat dalam sambutan tertulis Menteri Ketenagakerjaan RI, M. Hanif Dhakiri yang dibacakan oleh Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru dalam upacara peringatan Hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional dan Pernyataan Dimulainya Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional Tahun 2016 di Lokasi Perusahaan Energy Sengkang, Patila, Kamis (11/2).

Dijelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) bulan Agustus 2015, jumlah angkatan kerja Indonesia sebanyak 122,4 juta orang. Dari jumlah angkatan kerja tersebut masih didominasi oleh pekerja yang berpendidikan rendah.

K3 (3) Ketgam : Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru menandatangi berita acara tanda dimulainya Hari K3 Tahun 2016 (Foto : Humas)

Untuk itu tidak heran, dengan kondisi tersebut menunjukkan bahwa tingkat kompetensi angkatan kerja kita secara rata – rata masih rendah. Padahal, kesiapan SDM angkatan kerja sangat penting untuk dapat menjadi pemenang dalam kompetisi MEA.

“Oleh itu kami menggaris bawahi bahwa kesiapan dalam menghadapi MEA harus dilakukan tidak hanya oleh sektor ketenagakerjaan, namun semua sektor terkait dan lintas instansi/lembaga di seluruh Indonesia harus dilibatkan,” ulas Hanif.

K3 (4)Ketgam : Pelaksanaan Upacara Hari K3 Tahun 2016 di Kabupaten Wajo (Foto : Humas)

Hadir dalam upacara, Wakil Bupati Wajo, A Syahrir Kube Dauda, Kapolres Wajo, AKBP Muh Guntur, Kepala Dinas Sosial, Tenagakerja dan Transmigrasi Wajo, A Tenri Liweng bersama para Kepala SKPD lainnya, serta para Kepala/Pimpinan Perusahaan dan undangan. (SIPD)

(Naskah Sambutan Menteri Ketenagakerjaan RI)