KIP Desak BPOM Ungkap Hasil Uji Lab Beras Plastik

Jakarta, MC – Komisioner Komisi Informasi Pusat, Rumadi Ahmad mengingatkan kepada pemerintah bahwa hasil uji laboratorium yang dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terhadap beras yang diduga terbuat dari plastik harus segera disampaikan kepada publik secara terbuka.

Sebab, informasi tersebut sangat erat kaitannya dengan kepentingan publik guna melindungi kesehatan masyarakat dari ancaman bahaya yang terkandung dalam beras tersebut.

“Segala informasi yang terkait dengan beras plastik termasuk hasil uji laboratorium BPOM jangan dirahasiakan, karena masyarakat sangat butuh informasi itu, pemerintah tidak boleh membuat masyarakat semakin bimbang dan gelisah,” ujar Rumadi seperti dalam rilis yang diterima MEDIA CELEBES, Selasa, 26/5.

Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP), kata Rumadi, telah menjamin hak masyarakat untuk memperoleh informasi, termasuk informasi mengenai beras plastik.

“Informasi yang dapat mengancam hajat hidup orang banyak dan ketertiban umum, termasuk informasi publik yang wajib diumumkan secara serta merta sebagaimana disebutkan dalam Pasal 10 UU KIP,” terangnya.

Artinya jelas, lanjut Rumadi, tidak ada alasan yang kuat bagi pemerintah untuk tetap merahasiakan hasil uji lab BPOM dari masyarakat yang membutuhkannya.

Rumadi mengatakan, jika informasi hasil uji lab BPOM itu hendak digunakan untuk proses penegakan hukum oleh Polri, menurutnya hal itu memang sudah seharusnya. Namun, tegasnya, informasi itu tidak boleh dirahasiakan karena justru dapat semakin menggelisahkan masyarakat.

Sumber : Komisi Informasi Pusat (KIP) RI