Kota Terang Hemat Energi Bersama Philips LED di Makassar

Konferensi Pers Program Kota Terang Philips LED di Trans Studio Makassar

Makassar, MC – Tahun 2015 Royal Philips (NYSE : PHG, AEX : PHIA), kembali menandai peluncuran program “kota terang Philips LED” pertama di kawasan timur Indonesia.

Program ini ditunjukkan untuk mendukung kota-kota diseluruh Indonesia agar menjadi kota lebih nyaman dengan penggunaan pencahayaan yang cerdas dan hemat energi.

Dalam konferensi pers di Trans Studio Mal Makassar, Chandra vaidyanathan (senior vice president and country manager) mengatakan, Philips mendapat kehormatan untuk mendorong pemerintah kota dan masyarakat di makassar untuk memperindah ruang publiknya dengan pencahayaan LED hemat energi yang paling inovatif.

“Hal tersebut ditandai dengan penyinaran monumen mandala sebagai salah satu tempat bersejarah, kami berharap dapat ikut berbangga kepada masyarakat makassar serta dapat membantu kota ini mengurangi pemborosan listrik,” kata Chandra, Sabtu, 28/2.

Untuk menerangi monumen mandala, lajutnya, Philips memasang 16 buah lampu Color Reach Power Core (masing-masing 270 W), 24 buah lampu Color Blast Power Core 50W, dan 5 buah lampu iWBlast Power Core dengan daya 50W.

“Ini bertujuan untuk menciptakan ilusi megah pada dinding permukaan monumen. Instalasi pencahayaan LED (light emiting diode) terbaru ┬ápada monumen mandala mampu menghemat energi hingga 67% dibanding dengan pencahayaan yang konvensional yang juga tidak kalah terangnya,” ungkap Chandra.

“Disamping bekerjasama dengan pemerintah, Philips berharap mampu memberikan kontribusi berharga kepada masyarakat terutama pada daerah atau kota yang kurang energi pencahayaan dan memiliki tingkat konsumen yang tinggi, agar tercipta masyarakat yang ramah hemat akan energi,” sambung Chandra.

Pada kesempatan yang sama, Anastasia Budiamin selaku senior manager marketing memaparkan Kehadiran Philips dikota makassar, disamping penghematan energi juga diharapkan mampu  sebagai pemberi keamanan kota yang akhir-akhir ini dengan ulah sekelompok geng bermotor yang meresahkan masyarakat.

“Disamping itu pula mampu sebagai daya pikat para wisatawan dan investor untuk berkunjung serta berinvestasi yang lebih besar untuk mewujudkan masyrakat yang kondusif dan sejahtera, pungkas anastasia,” ujar Anastasia.

Tekhnologi Philips LED sebenarnya secara signifikan membuat biaya listrik lebih rendah, ditujukan untuk membuat kota makassar lebih aman, lebih indah dan berkelanjutan melalui program terintegrasi yang mencakup aktivasi merek, kontes digital, media dan kegiatan yang ditujukan bagi publik.

“Kampanye ini dimaksud untuk menciptakan kepedulian dan komitmen philips untuk inovasi bermakna yang konsen dibidang pencahayaan,” jelas Anastasia.

Program “kota terang Philips LED ┬ámakassar” tersebut menggelar ‘philips lighting week’ selama sepekan (25 Feb – 1 maret di mal ratu indah) diantaranya dengan workshop Universitas, talk show komunitas, asosiasi profesi serta pameran yang menampilkan aplikasi pencahayaan yang telah dikembangkan Philips LED untuk rumah, bisnis, infrastruktur kota dan industri.

Rangkaian program tersebut akan diakhiri dengan acara peresmian penyinaran oleh walikota makassar serta konser kota terang di area TSM, tanjung Bunga makassar.

Laporan : Zulfikar Yusliskatin