KPI UMI Delegasikan Muh Saleh di FORKOMNAS KPI Bandung

unnamed Muh Saleh, Mahasiswa Jurusan Dakwah Prodi KPI FAI UMI Makassar

Makassar, MC – Mahasiswa Jurusan Dakwah Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Muh Saleh didelegasikan hadir dalam acara Pra Kongres Forum Komunikasi Nasional (FORKOMNAS) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) di Universitas Islam Bandung selama 4 Hari (Senin-Rabu 28-31 Agustus 2016) mendatang.

Acara yang akan diikuti oleh mantan Ketua Himpunan Jurusan Dakwah (HIMADA) KPI FAI UMI Periode 2014-2015 ini merupakan kegiatan rutin 4 tahun sekali oleh para mahasiswa jurusan atau prodi komunikasi dan penyiaran islam seluruh Indonesia dan merupakan wadah perkumpulan mahasiswa Jurusan atau Prodi Komunikasi dan Penyaiaran Islam (KPI) seluruh Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri dan Swasta PTAIN/PTAIS se-Indonesia.

Muh Saleh terpilih setelah sebelumnya aktif pada kegiatan sosial selaku Koordinator Tim Media Komunitas Aksi Indonesia Muda (AIM) dan Relawan di Komunitas Youth Sikolata, Ia juga pernah mengikuti lomba Nasional penulisan Artikel dengan topik Benarkah mahasiswa KPI minoritas dalam kuantitas, mayoritas dalam intelektualitas ?

Adapun bentuk Kegiatan PraKongres FORKOMNAS KPI antara lain ; Seminar Nasional dengan tema “Dari KPI untuk Indonesia”, Kajian Nasional bertemakan “Jurnalistik Islam”, Rapat Koordinasi wilayah FORKOMNAS-KPI di wilayah 5 terdiri dari Sulawesi, Maluku, Papua, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Perlombaan tingkat nasional untuk mahasiswa KPI se-Indonesia, Sarasehan FORKOMNAS KPI dengan tema “FORKOMNAS Kemarin Hari Ini dan Masa Depan”, dan Field trip Wacana Nusantara denga tema “Menjadikan Sejarah Sebagai Objek Wisata Pendidikan dan Sumber Inspirasi Untuk Menatap Masa Depan”.

Kegaiatan Pra Kongres Forum Komunikasi Nasional (FORKOMNAS) KPI ini dikuti 150 orang mahasiswa Komunikasi dan Penyaiaran Islam Seluruh Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri dan Swasta (PTAIN/PTAIS se-Indonesia. (Red/MC)