Lahan Non Produktif Akan Diolah dan Ditanami Padi Ladang

Bupati Wajo Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru

Wajo, MC – Pemerintah Kabupaten Wajo terus memacu peningkatan produksi pertanian. Salah satunya adalah memanfaatkan lahan non produktif untuk penanaman padi ladang (beras merah).

“Didaerah kita ini masih banyak lahan yang tidak berpengairan, itu tidak berpenghasilan dan terhampar begitu saja bila tidak ditanami. Untuk itu, saya akan menggagas tanaman padi ladang untuk lahan non produktif tersebut agar bisa berpenghasilan,” kata Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru saat melakukan dialog bersama dengan masyarakat kecamatan Penrang dan Sajoanging di Dusun Allapporeng”e Desa Padaelo, Minggu, 12/7.

Memang, untuk memulai sebuah pekerjaan yang tidak pernah dilalui sebelumnya butuh kerja keras, namun, hal itu jangan menjadi momok menakutkan bagi masyarakat sehingga enggan untuk mengolah lahannya.

Sudah menjadi kebiasaan setelah panen, petani beristirahat panjang dan tidak mengolah lahannya untuk ditanami dengan palawija. Padahal, itu menurut Bupati, sangat bermanfaat untuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Begitupula nantinya dengan tanaman pad ladang, itu besar nilainya jika berhasil diberdayakan.

“Saya saja beli beras merah dengan harga Rp15ribu perkilo, itu juga bermanfaat bagi kesehatan bila dikonsumsi oleh masyarakat. Kalau masyarakat berhasil mengolah lahan dan menanami lahannya dengan padi ladang, maka jelas pendapatan masyarakat jauh meningkat, terlebih untuk pemasaran beras jenis ini tidak sulit,” terang Bupati. (aci)