Legislator Wajo Kaget Mendengar Kasus Kriminal di Sekolah

Wajo, MC – Ketua Komisi IV DPRD Wajo Hj Husniaty HS kaget mendengar kasus-kasus kriminal yang terjadi dalam lingkup pendidikan di Kabupaten Wajo selama sepekan terakhir.

Baru-baru mendengar siswa sekolah dasar kehilangan barang berharganya di sekolah, tak lama kemudian muncul lagi informasi tentang kejadian pencabulan yang dilakukan oleh salah seorang oknum guru honorer.

“Ha?, kenapa banyak kasus terjadi di lingkup pendidikan?,” ungkap Husni dengan nada tanya kepada mediacelebes.com saat mendengar informasi tentang adanya pencabulan dan dugaan hipnotis yang dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab dalam lingkup sekolah di Sengkang, sepekan terakhir.

Dari kejadian itu, Husni kesempatan itu pun beri komentar.

Seperti pada kasus pencabulan yang dilakukan oleh salah seorang guru honor di SDN 146 Raddae Kecamatan Penrang. Ketua PDI-P Kabupaten Wajo ini menegaskan agar pelaku ditindak tegas dan diganjar secara hukum sesuai dengan perbuatannya.

“Guru tersebut harus ditindak tegas, kenapa bisa melakukan perbuatan bejat, padahal seharusnya dia yang mengayomi,” ungkap Husni dengan nada tegas.

Tidak kepada pelaku, Husni juga menyarankan Dinas terkait dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Wajo untuk jeli mengangkat tenaga honorer.

“Jangan sampai latar pendidikan guru yang diangkat bukan sebagai tenaga pendidik. Kemudian pendidikan moral/agama disetiap sekolah harus benar-benar diterapkan, jangankan kepada siswa, kepada masing-masing guru pun harusnya memahami kaidah dan akidah yang benar,” ungkap Husni kembali.

Lebih jauh, legislator Wajo ini menjelaskan bahwa kasus pencabulan lingkup sekolah bukan pertama kalinya terjadi di Wajo, sehingga menjadi penting bagi siapapun untuk berhati-hati, khususnya pengawasan terhadap anak didik.

“Semua harus bertanggung jawab, tanpa kecuali, terutama dalam hal ini Diknas harus lebih tegas agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” ujar Husni. (aci)