Lembaga Finance di Wajo Akan Didata

“Dinilai, Banyak Yang Cari Untung Saja”

Wajo, MC – Lembaga Finance yang beroperasi di Kabupaten Wajo akan di-data. Pemerintah kabupaten Wajo segera menginventarisir lembaga pembiayaan ini karena dianggap tidak melakukan koordinasi dengan pemerintah.

Kepala Bagian Administrasi Ekonomi Wajo, M Arwes mengutarakan hal itu, baru-baru ini.

Dia mengungkap, sejauh ini, lembaga pembiayaan yang marak berkembang di Wajo dan Kota Sengkang pada khusus-nya tidak pernah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Daerah.
Kecuali, beberapa lembaga perbankan yang telah berkontribusi melalui CSR (Corporate Social Rensponsibiliity)-nya.

“Kalau untuk lembaga pembiayaan seperti dealer kendaraan, sama sekali tidak pernah. Bahkan untuk partisipasi sosial perusahaan ini sama sekali tidak pernah nyata, kecuali untuk menggerakkan ekonomi melalui pembiayaan. Padahal untuk sebaik-nya, setiap perusahaan harus beri andil kepada masyarakat dan daerah yang ditempati melakukan aktivitas ekonomi,” terang Arwes.

Terpisah, dalam sebuah pertemuan, Bupati Wajo A Burhanuddin Unru juga menyarankan kepada lembaga-lembaga, baik perbankan maupun lembaga pembiayaan lain-nya untuk beri andil kepada masyarakat dan daerah yang ditempat-nya mengoperasikan usaha-nya.

Menurut Bupati dua periode ini, lembaga yang bergerak dibidang ekonomi di Wajo harus-nya memperhatikan daerah-nya. Memperhatikan tempat-nya mengelola keuangan.

“Jangan hanya sebatas mencari uang saja tanpa kontribusi jelas kepada masyarakat dan daerah ini. Saya harap setiap perusahaan beri kepedulian kepada lingkungan-nya, termasuk kondisi masyarakat dan daerah-nya,” tegas Bupati. (aci)