Malam Taptu di Wajo Sempat Alami Ricuh

logo70 Logo Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke – 70

Wajo, MC – Pawai barisan obor malam taptu rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 70 yang dilaksanakan oleh pemerintah Kabupaten Wajo, Minggu malam (16/8), di Lapangan Merdeka Sengkang, sempat alami ricuh.

Kericuhan itu berawal setelah beberapa orang oknum yang diketahui adalah kalangan peserta sendiri menyalakan kembang api dan membunyikan petasan saat pawai barisan akan diberangkatkan.

Spontan ulah nakal oknum peserta tersebut membuat gaduh dan membubarkan barisan yang berada tepat di lapangan Merdeka Sengkang.

Beruntung suasana tersebut cepat diredakan dan acara dilanjutkan kembali setelah aparat kepolisian Polres Wajo dan TNI Kodim 1406 dikerahkan untuk mengamankan kondisi.

Salah seorang panitia pelaksana yang dimintai keterangan mengungkap bahwa kericuhan itu sempat merusak suasana dan khidmatnya pelaksanaan pawai barisan taptu.

Itu, kata panitia ini, dipicu dari ulah nakal oknum yang menyalakan kembang api dan membunyikan petasan ditengah barisan peserta.

Padahal, sambung dia, larangan untuk tidak menyalakan kembang api dan bunyi petasan telah beberapa kali diperingatkan melalui microfon, namun tidak dihiraukan.

“Nanti setelah aparat kepolisian dan TNI turun melakukan pengamanan baru aksi kembang api dan petasan tersebut berhenti dan acara dilanjutkan kembali,” ujar panitia ini.

Info yang dihimpun, pawai obor barisan taptu tersebut diikuti oleh 41 utusan yang terdiri dari utusan Instansi pemerintah, Lembaga swasta, kalangan Pengusaha, utusan Perguruan tinggi, Organisasi kepemudaan serta Club remaja dan barisan Kelompok waria.

Hadir kesempatan itu, Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru bersama Wakilnya, A Syahrir Kube Dauda, jajaran Forum Kominda dan para Kepala SKPD. (aci)