Marwan – Ikhsan Akui Bupati Wajo “Luar Biasa”

Wajo, MC – Dua tokoh berpengaruh yang saat ini berkiprah ditingkat pusat dan propinsi pada mengaku akan kinerja pembangunan yang dilakukan oleh Bupati Wajo A Burhanuddin Unru.

Dalam lawatannya di Kabupaten Wajo pada waktu yang berbeda masing-masing keduanya, Marwan Jafar Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI dan Kepala Kantor Pertanahan Wilayah Sulawesi Selatan mengapresiasi perubahan yang terjadi di Kabupaten Wajo.

“Bupati Wajo memang luar biasa, mudah-mudahan bisa menjadi Gubernur nantinya,” ungkap Marwan saat hadir di Wajo dalam kunjungan kerja kementeriannya di Permukiman Transmigrasi Desa Bekkae Kecamatan Gilireng, 7 November lalu.

Pernyataan Marwan itupun diamini oleh ribuan warga yang hadir kesempatan itu dengan beri tepukan tangan. Meski disamping Marwan, Bupati Wajo yang duduk mendampingi terlihat agak malu akan sanjungan Menteri Kabinet Kerja Joko Widodo, Presiden ketujuh Republik Indonesia ini.

Marwan kesempatan mengapresiasi karena menurutnya Bupati Wajo konsisten bekerja dan membangun daerahnya, termasuk itu pembangunan di daerah-daerah tertinggal dan dipelosok desa.

“Saya salut sama Bupati Wajo, perubahan pembangunan yang ada dan dinikmati oleh masyarakat disini membuktikan bahwa pemerintahnya bekerja dan tidak memikirkan diri atau kelompoknya saja. Untuk itu, mudah-mudahan Bupati Wajo bisa jadi Gubernur nantinya,” ucap Marwan mengulang kalimatnya.

Hal sama juga diutarakan oleh Kakanwil Pertanahan Propinsi Sulsel, H S Muhammad Ikhsan, Kamis, 13/11 siang tadi. Dia menceritakan bahwa sejak masuk perbatasan kabupaten Wajo, dia menyaksikan perubahan dan perkembangan pembangunan yang ada.

Dia juga mangaku bahwa dirinya bisa merasakan geliat pembangunan di Kabupaten Wajo kaitannya dengan bidang pertanahan yang notabene menjadi salah satu program, visi dan misi yang dibangun oleh Bupati Wajo.

“Geliat itu dapat disaksikan dari keberhasilan pemerintah melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan bendung paselloreng tanpa adanya konflik. Pembebasan lahan itu nantinya akan berguna untuk pembangunan pertanian dan itu tentunya akan dinikmati secara langsung oleh masyarakat,” pungkas Ikhsan.

(Penulis : Nur Asri, SH)