Mayat Dewi Ditemukan Tanpa Busana

Jombang, MC – Kepolisian Resort Jombang Jawa Timur mengungkap mayat Dewi Fana Sinta (31) warga Desa Tangkoro Kecamatan Pitumpanua ditemukan tanpa busana.

Korban ditemukan disalah satu semak di Jombang Jawa Timur oleh salah seorang warga. Saat penemuan, mayat sudah dalam kondisi membengkak.

Kasat Reserse Polres Jombang, AKP Harianto yang dihubungi menjelaskan, dari hasil visum, perempuan ini meninggal karena alami luka pada bagian kepala akibat pukulan benda tumpul dan cekikan pada bahagian leher yang ditandai dengan lidah menjulur. Mayat perempuan ini ditemukan sekitar empat hari setelah kejadian.

Identitas Dewi, kata Harianto, diketahui setelah dilakukan pemeriksaan sidik jari oleh ahli forensik di Rumah sakit Jombang.

“Mayat perempuan ini ditemukan tanpa busana, tidak ada identitas dan sudah membengkak. Identitas korban kami ketahui dari pemeriksaan sidik jari korban,” ungkap Harianto kepada mediacelebes.com, Senin, 26/1.

Ditambahkan bahwa dari hasil pemeriksaan, polisi tidak menemukan tanda terjadinya tindak pemerkosaan.

“Kami tidak menemukan adanya tindak pemerkosaan terhadap korban,” terang Harianto.

Lebih jauh dijelaskan bahwa pihak kepolisian resort Jombang hingga saat ini terus mengusut kasus ini untuk mengungkap pelaku pembunuhan.

Yang menjadi kendala, kata Dia, adalah tidak adanya alat/barang pada korban yang bisa dijadikan sumber untuk melakukan pengusutan pelaku.

“Namun, kasus ini terus kami usut, terkait identitas pelaku untuk sementara masih terus dilidik, tidak adanya alat/barang saat penemuan mayat menjadi kendala untuk mengungkap otak pelaku pembunuhan ini,” terang Harianto.

Sementara itu, Kadis Pencatatan Sipil dan Kependudukan Kabupaten Wajo, Hj Dahniar mengungkap penjemputan mayat Dewi hingga diserahkan kepada keluarga korban sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah kabupaten Wajo.

Dia mengutarakan, setelah mendapat informasi dari pihak Polres Wajo akan identitas sidik jari korban, Bupati Wajo A Burhanuddin Unru langsung perintahkan untuk melakukan penjemputan.

“Kami berangkat atas perintah Bupati, sejak informasi kejadian diterima, beliau (Bupati, red) langsung perintahkan kami untuk melakukan penjemputan dan menyerahkan mayat Dewi kepada keluarganya untuk disemayamkan. Untuk pendanaan sepenuhnya ditanggung oleh Pemkab Wajo,” jelas Dahniar. (Tim)