Musrenbang 2017, Pemda Gagas Program Pengembangan Wilayah

Musrenbang 1Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru saat membuka Musrenbang tingkat Kabupaten Wajo

Wajo, MC – Pemerintah daerah kabupaten Wajo pada tahun anggaran 2017 mendatang menggagas program pengembangan dan pemanfaatan wilayah pegunungan, pesisir pantai dan dataran rendah dalam wilayah kabupaten Wajo.

Program ini dimaksudkan agar kawasan target pengembangan tersebut bisa terkelola dengan baik dan dimanfaatgunakan agar tidak terhampar begitu saja tanpa kontribusi positif terhadap pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat kabupaten Wajo.

Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru mengungkap hal itu saat membuka acara Musyawarah Perencanaan Daerah (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2017 tingkat Kabupaten Wajo di Aula Pertemuan GCC Sengkang, Senin, 7/3.

Misalkan saja, kata Bupati, kawasan pegunungan yang ada di kecamatan Keera dan Pitumpanua, disana masih banyak hamparan yang belum terkelola dengan baik. Begitupula pesisir pantai yang terbentang dari utara menuju selatan kabupaten Wajo, serta kawasan dataran rendah, itu akan dicarikan solusi agar bisa berpenghasilan dan dimanfaatkan oleh masyarakat.

Untuk mendukung terlaksananya program tersebut, Bupati Wajo dalam waktu dekat akan menurunkan tim survey untuk melakukan pengkajian dan menganalisasi program yang tepat untuk dilaksanakan di kawasan target pengembangan tersebut.

“Dalam waktu dekat saya akan turunkan tim survey untuk melakukan pengkajian dikawasan tersebut, program apa yang tepat dilaksanakan ditempat itu,” ungkap Bupati.

Tidak hanya itu, Bupati juga mengungkap bahwa pemerintah daerah pada tahun anggaran selanjutnya kembali akan fokus melaksanakan pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan ditingkat desa.

Musrenbang Wajo (Ketgam : Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru didampingi Sekda Wajo, H Firdaus Perkesi dan Kepala Bappeda Wajo, A Muslihin saat hadir ditempat acara)

“Sejak awal, pemerintah daerah berkomitmen untuk melakukan pembangunan yang dimulai dari tingkat desa, alasannya?, karena populasi terbanyak masyarakat di kabupaten Wajo bertempat tinggal didesa. Sehingga, jika penghidupan masyarakat desa ditingkatkan, akses jalan diperbaiki, sarana dan prasarana pendukung mereka disediakan, maka tentu pendapatan mereka akan meningkat,” terangnya.

Lanjut, Bupati dua periode ini juga menjelaskan bahwa selain akan fokus kembali ditingkat desa, pemerintah daerah pada tahun ini 2016 ini telah mengalokasikan anggaran pembangunan ditingkat kota sebesar 60milyar. Anggaran itu nantinya akan dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan jalan, jembatan, selokan, talud dan masih banyak yang lain.

Tahun ini juga Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) mendapat bantuan anggaran sebesar 40 milyar untuk pembangunan mesin penjernih air.

“Jadi nanti setelah terbangun, distribusi dan kualitas air minum yang diproduksi oleh PDAM tidak lagi dikeluhkan oleh masyarakat,” tutur Bupati.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Wajo, A Muslihin diawal acara melaporkan tema yang diangkat dalam pelaksanaan Musrenbang tingkat kabupaten Wajo ini adalah “Optimalisasi Daya Saing Ekonomi Dalam Mempercepat Pembangunan Infrastruktur”.

Kegiatan itu, kata Muslihin bertujuan untuk menghasilkan kesepakatan terhadap program dan kegiatan prioritas serta sasaran pembangunan, mendapatkan masukan akhir untuk finalisasi rancangan akhir RKPD terkait rincian program dan kegiatan, lokasi, volume dan estimasi anggaran.

“Musrenbang ini juga bertujuan untuk mensinkronkan rancangan Renja KL dan Renja SKPD propinsi dan kabupaten yang memerlukan dukungan dana dekonsentrasi dan tugas pembantuan, serta merupakan forum konsultasi publik untuk menetapkan program dan kebijakan prioritas daerah yang akan dibiayai melalui APBD dan APBN,” ulas Muslihin.

Hadir dalam Musrenbang diantaranya Anggota DPRD Propinsi Sulsel, A Marzuki Wadeng bersama rombongan, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Wajo, Kepala Bappeda Propinsi Sulsel, Muspida, Sekda Wajo, H Firdaus Perkesi bersama Kepala SKPD dan Camat lingkup pemerintah kabupaten Wajo. (SIPD)