Musrenbang, Bupati Semprot ASN Narkoba, Sekda Wajo ; “Kita Mau Apa ?”

Ribuan warga hadiri Musrenbang Pitumpanua, Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru (membelakangi) saat beri sambutan (Foto : Ni/MC)

Wajo, MC – Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru meminta kepada aparat kepolisian khususnya wilayah hukum Polres Wajo untuk tidak tebang pilih dalam menangani peredaran narkotik dan obat-obat terlarang (Narkoba).

Ia bahkan memberi ruang kepada petugas kepolisian untuk menangkap dan menindaklanjuti bilamana ada yang kedapatan memiliki, menggunakan atau mengedar barang haram tersebut, apalagi jika itu dari kalangan ASN (aparatur sipil negara) dan kepala desa.

“Jangan pandang bulu, kalau ada yang ditemukan narkoba sikat saja, siapapun itu. Apalagi kalau ASN dan kepala desa tangkap saja, dan sampaikan kepada saya supaya diusul pemecatannya”, ujar Bupati disela acara Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan (Musrenbang) di halaman kantor kecamatan Pitumpanua, Rabu (8 Februari 2017).

Ia menilai, peredaran narkoba ditengah masyarakat semakin menjadi, ditengah sibuk-sibuknya pemerintah dan penegak hukum menangkap dan membasmi, ternyata masih banyak yang coba mengedar dan menggunakan barang haram ini.

“Untuk itu saya minta kepada aparat kepolisian, khususnya Kapolsek Pitumpanua menangkap pelaku narkoba, apalagi kalau ASN dan kepala desa, tangkap saja dan jangan diberi kebijaksanaan”, ujar Bupati.

Sebelumnya, pada kegiatan yang sama tepatnya dalam acara Musrenbang tingkat kecamatan Tempe, Bupati sindir kinerja aparat yang dinilai kurang maksimal menangani narkoba.

Meski tak secara langsung menyebut nama dan jabatan, Bupati dua periode ini mengungkap kekesalan karena peredaran narkoba masih marak terjadi didaerahnya.

Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru saat mengikuti kegiatan petik buah cabe disalah satu lahan pertanian warga, tampak Camat Pitumpanua (sedang merekam gambar) mendampingi (Foto : Ni/MC)

“Saya heran kenapa peredaran narkoba ini tidak bisa dihentikan, apa ada yang membekengi atau diantara petugas ada yang terlibat. Maaf ini pak kapolsek, saya tidak menyinggung pak, namun saya berharap kepolisian jangan takut tindaki pelaku narkoba”, ujar Bupati.

Terpisah, Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo, Firdaus Perkesi dalam sebuah perbincangan mengungkap telah melayangkan surat pemecatan kepada beberapa ASN yang tertangkap narkoba.

Usulan pemecatan itu dipayung hukumi undang-undang ASN dan beberapa peraturan terkait lainnya.

“Kita mau apa?, tidak dipecat aturan yang meminta, dipecat kita juga kasihan karena ASN ini juga punya keluarga yang harus dinafkahi. Tapi, itulah, negara kita negara hukum, jadi seluruhnya harus tunduk pada hukum yang berlaku”, tutur Sekda.

Sekedar diketahui, Musrenbang yang digelar di kecamatan Pitumpanua diwarnai dengan peresmian Posko Pemadam Kebakaran yang berlokasi di kelurahan Topitu. Pemerintah mensiagakan satu unit mobil pemadam kebakaran di posko Damkar tersebut.

Selain itu, Bupati juga meresmikan penggunaan kantor Paten (pelayanan administrasi terpadu kecamatan) yang bertemat di kantor kecamatan Pitumpanua.

Bupati yang hadir bersama kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini juga meninjau bangunan Puskesmas didaerah tersebut, serta melakukan petik dan tanam cabe, tomat dan pepaya disalah satu lahan pertanaman warga.

Setelah itu Bupati mengarah menuju kantor kecamatan Keera untuk hadir dalam kegiatan Musrenbang. (Sul/Ni/Red/MC)