Musrenbang Tingkat Kecamatan, Legislator Wajo Malas Hadir

dprd-logo Gambar Logo DPRD

Wajo, MC – Jika dianalogikan, salah satu tugas pokok dan fungsi dari seorang legislator adalah menjadi pendengar terbaik atas keluhan masyarakat, menampung suara sumbang, serta menjadi pengawal aspirasi masyarakat untuk selanjutnya diteriakkan dalam forum terhormat anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Namun apa jadinya jika legislator yang notabene adalah perwakilan rakyat ini malas atau kurang bersemangat hadir dalam forum penggalian gagasan serta usulan program atau yang lebih dikenal dengan istilah Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang).

Tentu hal ini patut menjadi catatan merah bagi masyarakat untuk tidak sembarangan memilih calon dalam pemilihan legislatif mendatang. Jangan sampai kandidat yang dipercayakan untuk membawa aspirasi justru menjadi seorang pemalas atau takut menampakkan diri dalam acara-acara forum terbuka masyarakat.

Seperti informasi yang berhasil disadur pada beberapa acara Musrenbang tingkat kecamatan di Kabupaten Wajo selama beberapa hari terakhir. Forum terbuka untuk umum ini tidak sepenuhnya dihadiri oleh para anggota dewan.

Bahkan dari 40 orang legislator yang duduk dikursi empuk DPRD Wajo, diperkirakan hanya 10 persen diantaranya yang rutin hadir mendengarkan keluhan dan bertatap langsung dengan masyarakat dan pemerintah setempat.

Parahnya lagi, dari 14 agenda pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan di Wajo, dua kecamatan diantaranya hanya dihadiri oleh masing-masing satu orang anggota DPRD, yakni Musrenbang Takkalalla dan Pitumpanua.

Di Takkalalla, Musrenbang yang diselenggarakan ini hanya dihadiri oleh Baso Oddang, legislator DPRD Wajo daerah pemilihan (Dapil) IV Wajo. Selebihnya sebanyak 8 orang yang seharusnya hadir, tidak menampakkan diri hingga acara rutin setiap tahun tersebut di-tutup.

“Saya tidak tahu kenapa rekan-rekan tidak hadir, apakah mereka sakit atau sedang perjalanan dinas. Jelasnya, hingga pelaksanaan Musrenbang selesai, tak satupun yang hadir di Takkalalla kecuali saya, padahal seharusnya semua hadir karena merupakan daerah pemilihannya,” ungkap Oddang yang juga Ketua Fraksi PDI-P DPRD Wajo ini melalui via ponsel-nya, Sabtu (6/2).

Hal sama juga dialami oleh anggota DPRD lainnya yakni Hj Husniaty HS yang kini menjabat sebagai Ketua Komisi 4 DPRD Wajo. Kepada MEDIA CELEBES legislator dua periode di Wajo ini mengaku heran saat tiba ditempat acara dan tidak menemukan rekan-rekannya ditempat acara.

“Saya tidak tahu kenapa rekan-rekan lainnya tidak hadir, apakah mereka berhalangan atau sedang dalam perjalanan dinas, jelasnya yang ikut dalam acara Musrenbang Pitumpanua hanya saya sendiri,” ujar Husni yang juga mantan Ketua PDI-P Wajo ini. (aci)