Panen Raya, Bupati Wajo Gelar Balapan Motor Taxi

DSC_0069Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru serahkan hadiah utama kepada pemenang lomba balap

Wajo, MC – Berbagai cara dilakukan oleh masyarakat dan pemerintah di kabupaten Wajo untuk mengungkap rasa syukur dan memeriahkan pesta panen yang mereka laksanakan.

Salah satunya adalah dengan menggelar lomba balap motor taxi (motor modifikasi) pengangkut gabah. Peserta-nya dari kalangan pemuda yang bekerja sebagai pengangkut hasil-hasil pertanian, sementara penonton-nya berasal dari kalangan masyarakat petani.

Seperti yang berlangsung di kelurahan Bontouse kecamatan Tanasitolo dalam dua hari terakhir (7-8/10), pemerintah kabupaten Wajo menggelar acara lomba balap motor taxi memperebutkan trophy Bupati Wajo.

Pemerintah pada kegiatan tersebut mempersembahkan hadiah utama berupa dua unit motor taxi, uang pembinaan dan puluhan hadiah hiburan lainnya.

Perlombaan bertajuk Ajang Tanding Motor Taxi Gabah ini dibuka oleh Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru sekaligus menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba pada acara penutupan.

Bupati kesempatan itu didampingi oleh para Muspida dan beberapa kepala SKPD terkait.

Dalam sambutannya, Bupati berharap agar kegiatan itu dilestarikan oleh masyarakat, bahkan bila memungkinkan perlombaan balap motor taxi dengan mengangkut gabah ini dilaksanakan secara bergilir di-tiap kecamatan.

Dia menilai ajang seperti itu bernilai positif untuk menggali kreativitas dan menguji keahlian pemuda dalam mengangkut hasil-hasil pertanian.

“Untuk itu perlombaan balap motor taxi ini diselenggarakan, pemerintah menyediakan wadah bagi masyarakat untuk menggali kreatifitas dan menguji keahlian pemuda dalam mengoperasikan kendaraan modifikasi dan bermanfaat guna ini,” ujar Bupati.

Tidak itu saja, sambung Bupati, untuk memaksimalkan keberpihakan pemerintah kepada para pemuda pengangkut gabah ini, disaran-kan agar komunitas ini dihimpun dalam sebuah kelompok.

Pembentukan kelompok dinilai perlu agar pemerintah lebih mudah melakukan pembinaan atau memberikan bantuan kepada para pengguna motor taxi ini.

“Melalui kelompok itu, para pengguna bisa dibina atau diberikan pelatihan khusus menyangkut pertanian, sehingga setelah melakukan aktivitasnya mengangkut hasil pertanian saat panen, para pengguna motor taxi ini bisa tetap bekerja dengan keterampilan yang diterima melalui pembinaan atau pelatihan-pelatihan,” terang Bupati.

Sementara itu, Camat Tanasitolo, A Bau Manussa mengutarakan bahwa ajang itu terlaksana atas petunjuk Bupati Wajo dalam sebuah acara panen raya padi di kecamatan Tanasitolo.

Manussa menerangkan bahwa Bupati ingin membangun minat pemuda untuk lebih giat bekerja dan secara tidak langsung memiliki rasa tanggungjawab akan arti pentingnya peningkatan pertanian didaerahnya. (Ni)