Partisipasi Masyarakat Kunci Keberhasilan Desa Benteng

SIPD-K 2016 Sistem Informasi Pembangunan Desa/Kelurahan (SIPD/K)

Wajo, MC – Keberhasilan pemerintah Desa Benteng Kecamatan Penrang sebagai juara dalam perlombaan desa/kelurahan terpadu yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah kabupaten Wajo, beberapa waktu lalu dikarenakan oleh terbangun-nya partisipasi masyarakat untuk bergotong-royong.

Tanpa diminta sekalipun oleh pemerintah desa, masyarakat desa Benteng dengan sukarela turun tangan menata lingkungan-nya masing-masing hingga menjadi lingkungan yang apik, tertata dan bersih.

“Itu menurut kami yang menjadi kunci keberhasilan sehingga desa Benteng dinobatkan sebagai juara,” ungkap Sudirman, Kepala Desa Benteng kepada MEDIA CELEBES, baru-baru ini.

Dia menjelaskan bahwa kegotong-royongan serta kebersamaan masyarakat desa Benteng hingga kini masih terus terawat. Bahkan mungkin, sebut Sudirman, kegotong-royongan masyarakat Desa Benteng tak kalah dengan desa lainnya.

“Disini, hubungan antara pemerintah dan masyarakat-nya serta hubungan sesama masyarakat masih cukup kental. Sehingga, ketika akan menghadapi perlombaan, maka pemerintah desa tidak lagi diperhadapkan dengan masalah keterlibatan masyarakat untuk turut serta dalam kegiatan,” tutur Sudirman.

Seperti hal-nya saat ini, dimana desa Benteng akan membawakan nama Kabupaten Wajo dalam perlombaan desa/kelurahan untuk tingkat propinsi Sulawesi Selatan, perlahan namun pasti, pemerintah bersama masyarakat sudah mulai melakukan pembenahan.

“Termasuk itu melengkapi fasilitas dan memaksimalkan pengelolaan administasi kantor desa, membenahi sarana dan prasarana umum, dan memotivasi masyarakat untuk menata pekarangan rumah-nya, itu langkah pertama yang dilakukan pemerintah dan masyarakat Benteng sebelum memasuki perlombaan,” pungkas Sudirman.

Lanjut, Kepala desa yang dilantik pada tahun 2013 lalu ini menerangkan bahwa desa-nya terbagi atas 3 dusun dengan potensi penduduk sebanyak 1828 jiwa dari 485 kepala keluarga (KK) dan mayoritas penduduk-nya bergerak pada bidang pertanian.

Agar sistem pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan masyarakat berjalan maksimal, maka seluruh perangkat Desa Benteng aktif ber-kantor setiap hari pada jam kantor. Bahkan, kepala dusun sekalipun diminta untuk hadir, minimal tiga kali dalam sepekan.

“Alhamdulillah perangkat desa kami aktif, mereka rajin masuk kantor dan menjalankan tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Meski kondisi kantor desa masih membutuhkan perbaikan, namun itu tidak menciutkan semangat mereka untuk hadir pada hari kerja,” tutur Sudirman.

Ketika ditanya kendala pokok yang dihadapi-nya, Sudirman hanya mengungkap harapan kepada pemerintah daerah agar turun dan mengunjungi desa-nya. Dia mengaku selama menjalankan pemerintahan di Desa Benteng tidak temukan kendala berlebihan.

“Kami hanya berharap kepada Bupati dan Wakil Bupati agar turun menyaksikan kelebihan dan kekurangan yang ada di Desa Benteng. Kami bercita-cita menjadikan desa ini sebagai percontohan sehingga tentu dukungan dan sentuhan pemerintah daerah sangat berarti untuk mencapai maksud tersebut,” ujarnya. (SIPD/K)