Pasar Mini Sengkang Terbakar, Ratusan Pedagang Kehilangan Tempat Usaha

ilustrasi+kebakaran Awak PMK saat berusaha memadamkan kobaran api

Wajo, MC – Kebakaran yang terjadi di Pasar Mini Sengkang, sekitar pukul 19.30 Wita, Jumat 15/4 malam tadi membuat ratusan pedagang kehilangan tempat usaha.

Berdasarkan keterangan dari instansi terkait, sedikitnya 500 pedagang dengan investasi rata-rata senilai 1 juta per-orang ludes terbakar dalam kejadian itu. Belum efek kebakaran yang mempengaruhi sumber pendapatan daerah yang diperoleh dari pajak dan retribusi pasar.

Kepala Dinas Pasar dan Perdagangan Wajo, Andi Sudarmin menaksir kerugian yang dialami pedagang capai 5 milyar. Itu menurut Dia, belum termasuk kerugian yang berdampak pada pendapatan asli daerah (PAD) dalam setiap hari, bulan dan pertahunnya.

“Pemerintah daerah kehilangan sumber pendapatan pajak dan retribusi paling sedikit Rp 1 juta perhari, bagaimana jika dihitung sebulan dan setahun. Yang jelas, kebakaran itu merugikan masyarakat dan berdampak pada sumber PAD kabupaten Wajo,” ujar Sudarmin dilokasi kejadian, Jl Mesjid Raya Sengkang, Jumat 15/4 malam tadi.

Hal sama juga diutarakan Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru. Ia menyayangkan musibah yang menimpa ratusan pedagang di Pasar Mini Sengkang.

Menurutnya, kebakaran terjadi tidak hanya merugikan pedagang pasar dan atau masyarakat lain yang mencari nafkah dari gerak ekonomi dipasar itu, namun dampaknya juga berpengaruh pada sumber PAD Kabupaten Wajo yang selama ini dipacu peningkatannya oleh pemerintah.

“Oleh itu pemerintah daerah akan coba merelokasi pedagang, kemungkinan diposting ditempat biasa, Jl Amanagappa. Relokasi dibutuhkan untuk menjaga kelangsungan ekonomi masyarakat agar tetap berjalan seperti sebelumnya, setelah diperbaiki pedagang bisa kembali kedalam pasar untuk menjalankan usahanya,” ungkap Bupati. (Red/MC)