Pegawai Malas, Siap-siap Kena Sanksi

Wajo, MC – Pegawai malas siap-siap mendapat sanksi tegas. Kalau bukan teguran keras, maka pemecatan menunggu para PNS malas sebagai sanksi terburuk.

Hal itu diungkap Bupati Wajo, H A Burhanuddin Unru, pada Upacara Hari Kesadaran Nasional di lapangan upacara Kantor Bupati Wajo, Jumat, 17 Februari.

“Pegawai yang malas, siap-siap saja menunggu sanksi, ada aturan yang mengikat, jadi diharap hal ini menjadi perhatian,” terang Burhanuddin.

Terkait disiplin PNS, Bupati menegaskan seluruh SKPD secara hierarki melakukan pengawasan dan pelaporan secara rutin melalui absensi kehadiran ke-BKDD.

Meski demikian, Bupati kesempatan itu juga menyampaikan terima kasih kepada pegawai atas kesadarannya memenuhi kewajiban, salah satunya kehadiran mengikuti upacara Hari Kesadaran Nasional dan kegiatan apel pagi.

“Kesadaran akan tugas dan tanggung jawab sebagai PNS merupakan cerminan pelayanan yang lebih baik. Jika PNS disiplin terhadap ketentuan jam kerja, maka akan berimbas kepada pelayanan yang lebih baik,” ungkap Burhanuddin.

Di tempat yang sama, usai pelaksanaan upacara, Kepala BKDD Wajo, Amiruddin, mengumumkan rekapitulasi kehadiran pegawai dari masing masing unit kerja yang ada.

“Rekapitulasi absensi tersebut terdiri dari tiga kategori yakni ketidakhadiran PNS tanpa alasan jelas antara 1-15 hari yang dikategorikan sebagai pelanggaran disiplin ringan, 16-30 hari sebagai pelanggaran disiplin sedang dan ketidakhadiran tanpa alasan jelas diatas 31 hari sebagai pelanggaran disiplin berat dan dapat dijatuhi sanksi pemecatan sebagai PNS,” papar Amiruddin. (Hms)