Peluang Emas Bagi Rakyat, Bupati Wajo Terima 3.530 Paket Sertipikat Tanah

Kakanwil Agraria, Tata Ruang/BPN Sulsel H Muhammad Hikmad saat serahkan alat pengukur tanah kepada Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru (MC)

Wajo, MC – Peluang emas bagi masyarakat yang ingin mengurus atau belum memiliki sertipikat tanah. Kesempatan itu dibuka oleh pemerintah melalui program pendaftaran tanah sistematik lengkap (PTSL), redistribusi tanah objek landreform dan barang milik negara.

Tidak tanggung-tanggung, sertipikat yang disiapkan berjumlah 3.530 paket untuk tahap pertama pada tahun anggaran 2018 ini.

Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru secara simbolis menerima paket program tersebut dari Kakanwil Kementerian Agraria, Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Propinsi Sulawesi Selatan, H Muhammad Hikmad.

Acara penyerahan digelar di lokasi pembangunan pasar baru Desa Patila Kecamatan Pammana,  Selasa, 17 Januari 2018.

Dalam sambutannya, Bupati Wajo berterima kasih kepada pemerintah pusat dalam hal ini kementerian agraria menurunkan program tersebut di kabupaten Wajo.

Menurutnya, program pendaftaran tanah yang belum terdaftar serta pemberian sertipikat bagi masyarakat, khususnya di kabupaten Wajo merupakan hal penting dan mendesak untuk dilaksanaan.

Program itu sangat bermanfaat untuk menangani masalah keagrariaan yang sering muncul ditengah masyarakat, serta memberikan kepastian hukum bagi pemilik lahan atas lahan yang dikuasainya.

Bupati dua periode ini membeberkan bahwa permasalahan yang sering muncul adalah masih rendahnya cakupan kepemilikan sertipikat dibanding jumlah luas lahan yang tersedia, serta masih banyak ditemui kasus penguasaan lahan oleh masyarakat yang belum bersertipikat.

“Kondisi seperti itu yang memicu masalah, sehingga nanti melalui program PTSL kendala yang ditemui dapat tertangani secara baik, dan menekan terjadinya konflik atau sengketa tanah ditengah masyarakat”, harap Bupati. (MC)