Pemandangan Umum Fraksi PDI-P DPRD Wajo Tentang LKPj APBD TA 2014

Baso Oddang SE (BAO) (_)41 (_)(2) Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia – Perjuangan (PDI-P) DPDR Kabupaten Wajo

(Salinan Pemandangan Umum Fraksi PDI-P DPRD Kabupaten Wajo Tentang Laporan Pertanggungjawaban (LKPj) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) TA 2014)

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH (DPRD) KABUPATEN WAJO
FRAKSI PARTAI DEMOKRASI INDONESIA – PERJUANGAN
(PDIP-P)

• Saudara Pimpinan Rapat Paripurna Dewan yang saya hormati,
• Saudara Bupati dan Wakil Bupati Wajo yang saya hormati,
• Saudara Wakil Ketua dan Para Anggota DPRD Kabupaten Wajo yang saya hormati,
• Saudara Forum Komunikasi Pemerintah Daerah Kabupaten Wajo yang saya hormati,
• Saudara Ketua Pengadilan Negeri Sengkang yang saya hormati,
• Saudara Ketua Pengadilan Agama Sengkang yang saya hormati,
• Saudara Plt.Sekretaris Daerah Kabupaten Wajo beserta seluruh jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Wajo yang saya hormati,
• Para Tenaga Ahli Fraksi DPRD Kabupaten Wajo yang saya banggakan,
• serta Saudara Pimpinan Partai Politik, Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan, Pimpinan Organisasi Profesi, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, LSM dan Insan Pers, hadirin dan undangan yang saya hormati, Rapat Paripurna Dewan yang saya muliakan.

Dalam menjalankan amanah serta tugas kelembagaan yang diemban, marilah kita bersama mengawali kegiatan hari ini dengan senantiasa memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas limpahan Rahmat, Taufiq dan Hidayah-Nya, sehingga kita dapat hadir diruang Rapat Paripurna ini dalam keadaan sehat wal afiat untuk menyelesaikan suatu proses pembahasan yang sangat penting dalam menjaga kelangsungan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Wajo.
Dalam kesempatan yang baik ini, perkenankan kami menyampaikan rasa terima kasih kepada ;

1. Sdr. Pimpinan Rapat yang telah memberikan kesempatan kepada Fraksi PDI – Perjuangan DPRD Kabupaten Wajo guna menyampaikan Pemandangan Umum terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten Wajo Tahun Anggaran 2014 dan kepada ;
2. Sdr. Bupati Wajo yang telah menyampaikan Nota Penjelasan tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten Wajo Tahun Anggaran 2014 sebagai pengantar awal untuk dilakukannya pembahasan.

Rapat Dewan dan Hadirin yang kami hormati,

Sesuai ketentuan Pasal 184 ayat (1) Undang-undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah dengan Undang – Undang Nomor 12 Tahun 2008, maka Bupati diwajibkan untuk mengajukan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD ) kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) berupa ; Laporan Realisasi APBD, Neraca, Laporan Arus Kas, dan Catatan Atas Laporan Keuangan, yang dilampiri dengan Laporan Keuangan Badan Usaha Milik Daerah yang disusun dan disajikan sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan yang ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah.

Rapat Dewan yang terhormat,

Setelah mencermati Nota Bupati Wajo Tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten Wajo Tahun Anggaran 2014, maka Fraksi PDI Perjuangan dapat menjelaskan gambaran APBD tahun anggaran 2014 sebagai berikut :

Pendapatan Daerah Kabupaten Wajo sebesar Rp. 1.103.893.523.961,51 ( 1 Trilyun 103 Milyard 893 Juta 523 Ribu 961 Rupiah 51 Sen ) yang terdiri dari :

1. Pendapatan Asli Daerah
Sebesar : Rp. 99.680.372.716.71 ( 99 Milyard 680 Juta 372 Ribu 716 Rupiah 71 Sen ) atau 103,39 % dari target yang direncanakan
2. Pendapatan Transfer
Sebesar : Rp. 985.267.050.883,80 ( 985 Milyard 267 Juta 050 Ribu 883 Rupiah 80 Sen ) atau 102,25 % dari target yang direncanakan
3. Serta Lain – Lain Pendapatan yang Sah
Sebesar : Rp. 18.946.099.847,00 ( 18 Milyard 946 Juta 099 Ribu 847 Rupiah ) atau 89,59 % dari target yang direncanakan

Belanja dan Transfer sebesar Rp. 1.066.973.933.363.07 ( 1 Trilyun 066 Milyard 973 Juta 933 Ribu 363 Rupiah 07 Sen ) meliputi ;
1. Belanja Operasi
Sebesar : Rp. 765.792.852.364,07 ( 765 Milyard 792 Juta 852 Ribu 364 Rupiah 07 Sen )
2. Belanja Modal
Sebesar : Rp. 270.696.214.261,00 ( 270 Milyard 696 Juta 214 Ribu 261 Rupiah )
3. Belanja Tak Terduga
Sebesar : Rp. 969.546.500,00 ( 969 Juta 546 Ribu 500 Rupiah ) dan,
4. Transfer
Sebesar : Rp. 29.515.320.238,00 ( 29 Milyard 515 Juta 320 Ribu 238 Rupiah )

Surplus/Defisit (Jumlah Pendapatan – Jumlah Belanja) terhitung sebesar : Rp. 36.919.590.084,44 ( 36 Milyard 919 Juta 590 Ribu 084 Rupiah 44 Sen ).

Untuk Pembiayaan (Penerimaan dan Pengeluaran) terhitung sebesar : Rp. 145.254.666.935,22 ( 145 Milyard 254 Juta 666 Ribu 935 Rupiah 22 Sen ) yang terdiri atas ;

1. Penerimaan Pembiayaan sebesar : Rp. 151.174.159.687.22 ( 151 Milyard 174 Juta 159 Ribu 687 Rupiah 22 Sen ) dan,
2. Pengeluaran Pembiayaan sebesar : Rp. 5.919.492.762,00 ( 5 Milyard 919 Juta 492 Ribu 762 Rupiah ).
Sedangkan untuk Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran atau SILPA terhitung sebesar : Rp 182.147.257.019,00 ( 182 Milyard 147 Juta 257 Ribu 019 Rupiah ).

Rapat Dewan dan Hadirin yang kami hormati,

Dari gambaran Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten Wajo Tahun Anggaran 2014 seperti yang dimaksud, maka Fraksi PDI Perjuangan melihat beberapa hal yang perlu mendapat perhatian antara lain :

1. Realisasi Pendapatan Asli Daerah pada tahun anggaran 2014 alami peningkatan dengan realisasi sebesar 109,94 % dari target yang direncanakan, capaian itu pada dasarnya patut mendapat apresiasi positif sebagai sebuah keberhasilan.

Namun demikian, Fraksi PDI – Perjuangan masih menemukan beberapa item yang dinilai perlu untuk mendapat perhatian khusus yakni ;

Dalam pengelolaan dan penarikan retribusi daerah yang sebelumnya ditarget sebesar Rp. 22. 325.406.000,00 ( 22 Milyard 325 Juta 406 Ribu Rupiah ) hanya mampu terealisasi sebesar Rp. 19.798.856.305,00 ( 19 Milyard 798 Juta 856 Ribu 305 Rupiah ) atau sekitar 88,68 % dari target yang direncanakan.

Pada item ini Fraksi PDI – Perjuangan mencermati beberapa jenis Retribusi Daerah yang tidak mencapai target diantaranya :

*) Retribusi Jasa Umum hanya sebesar Rp. 16.413.654.608,00 ( 16 Milyard 413 Juta 654 Ribu 608 Rupiah ) atau 96.43 % meliputi ;

– Retribusi Pelayanan Persampahan hanya mampu terealisasi 53,96 % dari target
– Retribusi Pelayanan Pasar hanya 81,79 % dari target dan,
– Retribusi Pelayanan Pendidikan hanya 56,28 % dari target.

*) Retribusi Jasa Usaha hanya terealisasi sebesar Rp.1.261.350.445,00 ( 1 Milyard 261 Juta 350 Ribu 445 Rupiah ) atau 73,69 % meliputi ;

– Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah hanya 50,93% dari target
– Retribusi Tempat Pelelangan hanya 18,15 % dari target dan,
– Retribusi Penyediaan dan/atau Penyedotan Kakus hanya 66,67 % dari target.

*) Begitupula dengan Retribusi Perizinan Tertentu hanya bisa terealisasi sebesar Rp. 2.123.861.252,00 ( 2 Milyard 123 Juta 861 Ribu 252 Rupiah ) atau hanya sebesar 59,37 % meliputi ;

– Retribusi IMB (Izin Mendirikan Bangunan) hanya terealisasi sebesar 54,60 % dari target
– Retribusi Izin Gangguan Keramaian hanya 71,38 % dari target
– Retibusi Izin Usaha Perikanan hanya 52,38 % dari target dan,
– Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi hanya bisa terealisasi sebesar 69,51 % dari target

Oleh tidak tercapainya beberapa target Retribusi Daerah tersebut, kami menilai bahwa kinerja penertiban dan pengawasan terhadap penarikan retribusi masih lemah meski dalam pelaksanaan penarikan retribusi bersifat mengikat.

“Yang menjadi catatan kami disini adalah, jangan sampai hal itu berpengaruh pada pencapaian PAD dan melemahkan item-item pendapatan lainnya”.

2. Belanja Daerah yang meliputi Belanja Tidak Langsung dan Belanja Langsung yang dialokasikan sebesar Rp. 1.220.634.137.343,22 ( 1 Trilyun 220 Milyard 634 Juta 137 Ribu 343 Rupiah 22 Sen ) hanya mampu terealisasi sebesar Rp.1.066.973.933.363,07 ( 1 Trilyun 066 Milyard 973 Juta 933 Ribu 363 Rupiah 07 Sen ) atau sekitar 87.41 % hingga akhir tahun anggaran 2014.

“Capaian ini juga dapat dinilai sebagai sebuah permasalahan dari pelaksanaan program akibat kurang matangnya Satker dalam menyusun perencanaan anggaran kegiatan serta kurang efektifnya monitoring dan pengawasan”

3. Presentase anggaran yang cukup besar khusus untuk belanja pegawai sebesar Rp. 533.347.112.050,00 ( 553 Milyard 347 Juta 112 Ribu 050 Rupiah ) masih mendominasi dan mempengaruhi idealis anggaran Jika Dibanding dengan pengalokasian anggaran untuk Belanja Barang dan Jasa yang hanya terealisasi sebesar Rp. 199.165.785.462,40 ( 199 Milyard 165 Juta 785 Ribu 462 Rupiah ) serta alokasi anggaran untuk Belanja Jalan, Irigasi dan Jaringan yang terealisasi sebesar Rp. 174.082.627.376,00 ( 174 Milyard 082 Juta 627 Ribu 376 Rupiah ) pada tahun anggaran 2014.

“Oleh postur anggaran tersebut, maka Fraksi kami berharap kepada Bupati untuk mengkaji kembali analisa beban kerja yang lebih proporsional terhadap kebutuhan PNS, karena Fraksi kami menilai bahwa akumulasi Pendapatan Daerah dan kebutuhan Belanja Pegawai, Belum Seimbang”

Saudara Pimpinan Rapat Paripurna Dewan yang saya hormati,

Dari beberapa hal yang dikemukakan tadi, maka dengan mengucapkan Bismilahir Rahmanir Rahim, Fraksi PDI-P menyatakan Dapat Menerima Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten Wajo Tahun Anggaran 2014 untuk dibawa kepembahasan selanjutnya.

Sebagai tambahan, melalui Pemandangan Umum ini, Fraksi PDI-P mengucapkan selamat kepada rekan-rekan legislatif DPRD Kabupaten Wajo atas kinerjanya dalam penyusunan Perda tentang Tata Cara Pemilihan, Pengangkatan Pemberhentian dan Masa Jabatan Kepala Desa yang kemudian secara tekhnis ditindaklanjuti oleh Jajaran Eksekutif Pemerintah Kabupaten Wajo dalam Pemilihan Kepala Desa Secara Serentak untuk 108 Desa di Kabupaten Wajo.

Dan tak lupa pula, kami menyampaikan apresiasi kepada Bupati Wajo bersama jajaran atas Rencana Pemerintah Pusat mengalokasikan anggaran untuk Program Normalisasi Danau Tempe, Rencana Pembangunan Irigasi Pertanian Bulu Cefo’ dan beberapa Program terkait lainnya dengan harapan program tersebut bisa terealisasi dan dimanfaatkan untuk peningkatan kesejahteraan dan pendapatan masyarakat Kabupaten Wajo.

Demikian Pemandangan Umum Fraksi PDI-P DPRD Kabupaten Wajo, sebelum mengakhiri kami ucapkan “Marhaban Yaa Ramadhan, Selamat menunaikan Ibadah Puasa Bulan Suci Ramadhan 1436 Hijriyah 2015 Miladiyah”, Semoga di bulan yang penuh Rahmat dan Maghfiroh ini kita mampu mengendalikan hawa nafsu dari segala perbuatan keji dan dosa.

Atas kesempatan yang diberikan kami sampaikan terima kasih, apabila ada kata dan kalimat yang kurang berkenan dihati, atas nama Fraksi kami memohon maaf.

Sekian, Wassalamu Alaikum Wr. Wb.

Sengkang, 20 Juni 2015
Pembawa Pemandangan Umum
Ketua Fraksi Partai PDI-P DPRD Kab. Wajo

 

BASO ODDANG, SE