Pembangunan Pasar Modern Ditangguhkan, Forum Pasar Sentral Usulkan Tempat Lain

Gambar Peta Kawasan Pasar Tradisional Modern dan Terminal Regional Cempalagi

Wajo, MC – Pusat perbelanjaan tradisional modern yang diwacanakan pemerintah daerah kabupaten Wajo terbangun di kawasan terminal regional Cempalagi, kecamatan Tempe, sepertinya akan gagal.

Pemerintah daerah, dalam hal ini Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru memilih untuk mengalihkan dana-nya untuk pembangunan infrastruktur jalan dan memaksimalkan fungsi terminal regional Cempalagi.

“Pembangunan pasar tradisional modern sepertinya tidak jadi, saya akan alihkan dana-nya untuk pembangunan akses jalan jalur dua dan mem-fungsikan terminal regional, tadi saya sudah survey lokasi”, ujar Bupati Wajo, Andi Burhanuddin Unru saat hadir dalam acara BNI Cabang Sengkang, di Sallo Mall Sengkang, akhir pekan ini.

Ia menjelaskan, pertimbangan lain sehingga wacana itu ditangguhkan, karena di Kota Sengkang telah tersedia pusat perbelanjaan modern yang dibangun oleh pihak swasta.

“Tentu, jika Pemda membangun (pasar modern, red), maka usaha pihak swasta ini akan terganggu, oleh pertimbangan itu sehingga pemerintah menangguhkan wacana itu dan akan mengalihkan dananya untuk pembangunan jalan, terminal regional juga akan kita fungsikan,” tutur Bupati.

Sebelumnya secara terpisah, Ketua Forum Pasar Sentral Sengkang, H Rafi Padu kepada MEDIACELEBES mengungkap saran kepada pemerintah daerah.

Menurutnya, kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang saat ini difungsi cadangkan sebagai terminal transportasi sebaiknya dialihkan menjadi Pusat Perbelanjaan Tradisional Modern.

Jika konsep itu disetujui, kata Rafi, maka akan mengokohkan Pasar Sentral Sengkang sebagai pusat grosiran, dan terminal regional Cempalagi yang sudah lama vakum bisa segera diaktifkan. Terlebih sekarang ini fungsi RTH dikawasan itu tidak berjalan maksimal seperti yang diharapkan pemerintah.

“Kami sarankan seperti itu, namun tentu dikembalikan kepada pemerintah daerah untuk mempertimbangkannya, jelasnya kami mendukung wacana pembangunan pusat perbelanjaan tradisional modern ditempat itu,” ujar Rafi Padu. (Red/MC)