Pemkab Bengkulu Utara Jajaki Aturan Pilkades Serentak di Wajo

Banner Head SIPD 1

Bupati Wajo serahkan salinan Peraturan Bupati tentang Pilkades kepada Sekda Bengkulu UtaraBupati Wajo, A Burhanuddin Unru serahkan salinan Peraturan Bupati (Perbup) tentang Tata Cara Pilkades kepada Sekda Bengkulu Utara

Wajo, MC – Keberhasilan pemerintah kabupaten Wajo dalam melaksanakan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak pada bulan April lalu rupanya menarik perhatian beberapa daerah di Indonesia untuk menimba pengalaman.

Tak terkecuali pemerintah kabupaten Bengkulu Utara yang sengaja datang ke-Wajo untuk mengorek informasi dan melakukan study banding terkait regulasi dan tahapan-tahapan pelaksanaan Pilkades serentak di Bumi Lamadukelleng ini.

Rombongan Pemkab Bengkulu Utara ini dipimpin oleh Sekda Bengkulu Utara, Said Idrus Albar didampingi oleh Asisten Bidang Pemerintahan, Sahad Situmorang, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Nurhayati, Kepala Bagian Pemerintahan, Sri Dasa Utama dan beberapa orang Camat lingkup Pemkab Bengkulu Utara.

Mereka disambut hangat oleh Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru bersama Sekda Wajo, HM Firdaus Perkesi dan Kepala BPMPDK Wajo, Syamsul Bahri di Gedung BCC Sengkang, Kamis, 15/10.

Dalam sambutannya Bupati mengungkap bahwa pemilihan kepala desa secara serentak yang dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten Wajo adalah pertama kalinya di Indonesia pasca penetapan Undang-undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa berikut beberapa peraturan terkait lainnya.

Dalam pelaksanaan-nya, aku Bupati, pemerintah daerah Wajo menemukan beberapa kendala, namun, kendala itu bisa ditekan serta diminimalisir hingga tahapan-tahapan proses demokrasi tingkat desa ini bisa berjalan dengan aman dan terkendali.

“Kami juga menemukan beberapa kendala dalam pelaksanaan Pilkades, namun, semua itu bisa terantisipasi dengan baik tanpa melahirkan konflik ditengah masyarakat. Dipahami bahwa setiap moment pemilihan pasti ada riak-riaknya, namun itu bisa ditepis dengan pengimplementasian aturan (Perda dan Perbup) yang telah dibuat sebelum-nya,” ujar Bupati menerangkan.

Di Wajo, sambung-nya, terdapat 14 kecamatan dan 128 desa, sementara yang ikut dalam Pilkades serentak untuk gelombang pertama itu sebanyak 108 desa dari 13 kecamatan.

“Selebih-nya, sekitar 20 desa ditambah 14 desa pemekaran akan mengikuti Pilkades gelombang kedua pada tahun 2017 mendatang,” terang Bupati.

Rombongan Pemkab Bengkulu Utara antusias mendengarkan paparan dari Bupati WajoRombongan Pemkab Bengkulu Utara antusias mendengar paparan tentang Pilkades

Sementara itu, Sekretaris Daerah Wajo, HM Firdaus Perkesi mengutarakan bahwa Pilkades serentak di kabupaten Wajo sebelum dilaksanakan melalui proses panjang, utamanya dalam perumusan dan penyusunan peraturan daerah ditingkat legislatif DPRD Wajo.

Dia mengurai bahwa perumusan dan penyusunan Perda tentang Tata Cara Pemilihan, Pelantikan, Pengangkatan Pemberhentian dan Masa Jabatan Kepala Desa ini menggunakan waktu sekitar enam bulan baru bisa rampung.

“Setelah proses itu, baru-lah jajaran pemerintah kabupaten Wajo melalui Peraturan Bupati melaksanakan Pilkades serentak ini hingga melakukan pelantikan kepala desa terpilih dalam pemilihan,” ujar Mantan Sekretaris DPRD Wajo ini

Sementara itu, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa/Kelurahan Wajo. Syamsul Bahri memaparkan bahwa pelaksanaan Pilkades serentak di kabupaten Wajo terbagi atas beberapa tahapan diantaranya ; tahap persiapan, pelaksanaan pemilihan dan penetapan kepala desa pemenang pemilihan hingga kemudian tahap pelantikan kepala desa terpilih.

Masing-masing tahapan itu, sambung Ancu (sapaan Syamsul Bahri) mengacuh pada Undang-undang (UU) nomor 6 tahun 2014, Peraturan Pemerintah (PP) nomor 40 tahun 2014 serta Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 112 tahun 2015 dan Peraturan Daerah (Perda) kabupaten Wajo nomor 1 tahun 2015 sebagai payung hukum pelaksanaan Pilkades.

“Sementara untuk pelaksanaan secara tekhnis dan taktis, itu dipayungi dengan Peraturan Bupati nomor 8 tahun 2015 tentang Tata Cara Pemilihan Kepala Desa,” terang Ancu.

Sekedar informasi, Pemkab Bengkulu Utara terdiri 215 desa dari 21 kecamatan. Pemerintah setempat mewacanakan pelaksanaan Pilkades serentak pada bulan Juli 2016 mendatang untuk 190 desa.

Penulis : Nur Asri

Banner Head SIPD 1