Pemkab Beri Bantuan Kepada Korban Kebakaran di Cenranae

“Hubungan Arus Pendek Listrik Diduga Jadi Penyebab Kebakaran, Bupati Janji Sampaikan Pihak PLN”

Wajo, MC – Pemerintah kabupaten Wajo dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati Wajo A Burhanuddin Unru bersama A Syahrir Kube Dauda menyerahkan bantuan kepada para korban kebakaran yang terjadi di Cenranae Kecamatan Sajoanging, Minggu, 28/12.

Bantuan yang diserahkan berupa uang tunai sebesar Rp2juta kepada 5 Kepala Keluarga (KK) yang rumahnya rata dengan tanah dan Rp500ribu kepada KK yang rumahnya rusak ringan.

Bupati kesempatan itu juga memberikan santunan kepada korban yang kini sedang dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Lamaddukkelleng masing-masing sebesar Rp1juta untuk 2 orang.

Kedua orang ini dirawat setelah tertimpa platfon rumah yang terbuat dari bahan plastik sehingga kulit badannya melepuh.

Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Wajo A Tenri Liweng melalui Kepala Bidang Kesetiakawanan Sosialnya, Sahrang mengungkap bahwa peneyerahan bantuan ini menggunakan anggaran pemerintah dan belanja daerah (APBD) tahun 2014.

Menurutnya, selain bantuan dana, Bupati ditempat kejadian juga menyerahkan bantuan berupa pakaian dan makanan instant kepada para korban.

“Palang Merah Indonesia (PMI) pada kesempatan itu juga menyerahkan bantuan berupa pakaian dan obat-obatan kepada para korban,” terang Sahrang.

Bupati Wajo A Burhanuddin Unru usai menyerahkan bantuan berharap agar para korban tetap bersabar dan menerima kejadian itu sebagai sebuah cobaan dari sang pencipta.

Dia mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan bersikap waspada terhadap hal-hal yang bisa memicu terjadinya kebakaran. Misalkan saja, kelalaian terhadap sambungan arus pendek listrik dan atau penyebab lainnya.

Namun demikian, berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, bahwa penyebab terjadinya kebakaran dikarenakan adanya hubungan arus pendek listrik, Bupati ungkap kesiapan untuk menyampaikan hal itu kepada pihak PLN.

“Kita akan sampaikan hal ini kepada pihak PLN, agar sedini mungkin melakukan antisipasi, jangan sampai korban bertambah banyak oleh adanya sambungan kabel listrik yang dipasang tidak secara profesional oleh pihak PLN atau rekanan PLN,” pungkas Bupati.

Penulis : Nur Asri, SH