Pemkab Gagas Kerjasama Akper dengan Pemerintah Jepang

Wajo, MC – Wakil Bupati Wajo A Syahrir Kube Dauda akan menggagas kerjasama antara Akademi Keperawatan (Akper) Pemda Wajo dengan Pemerintah Jepang dalam bidang kesehatan.

Menurut-nya, pemerintah Jepang membutuhkan tenaga kerja bidang keperawatan dan telah berulang kali mengajukan usulan, namun hingga kini belum disikapi.

Menanggapi hal itu, Syahrir mengungkap kesiapan untuk berkomunikasi ulang dengan pemerintah Jepang.

“Saya akan menghubungi rekanan di-sana, nanti Direktur Akper yang ketemu langsung dan membicarakan wujud kerjasama itu. Mereka (pemerintah jepang), telah berulang kali meminta kita untuk menyiapkan tenaga perawat dan kita akan coba menjalin hubungan kerjasama itu,” terang Syahrir saat beri arahan dalam acara Wisuda Sarjana Akper Pemda Wajo di Kampus-nya, Jl Kartika Candrakirana, Senin, 18/8.

Lanjut, untuk membuka peluang kerja bagi lulusan Akper, Wabup sarankan agar mahasiswa dibekali dengan kemampuan berbahasa.

“Kemampuan berbahasa penting bagi para alumni dengan harapan mereka bisa bekerja dimana-pun peluang kerja itu terbuka, baik didalam maupun diluar negeri,” terang Syahrir.

Ditambahkan, untuk memaksimalkan sistem pembelajaran di kampus Akper, pemerintah menyiapkan anggaran untuk ketersediaan fasilitas pendukung pembelajaran.

“Pemerintah akan menyiapkan fasilitas untuk Akper dengan harapan perguruan tinggi ini lebih berkembang dan mampu melahirkan mahasiswa yang berkualitas dan siap pakai,” pungkas Syahrir.

Wisuda Diploma III Akademi Keperawatan UPTD Dinas Kesehatan Wajo ini dilaksanakan dalam sebuah Rapat Senat Terbuka Luar Biasa.

Menurut Kepala UPTD Akper Pemda Wajo, A Hasnintong, Wisuda yang dilaksanakan ini diikuti oleh 38 mahasiswa yang terbagi atas 18 laki-laki dan 20 perempuan.

Menurut-nya, Wisudawan setelah menjalani bangku perkuliahan Akper Pemda Wajo, bisa langsung bekerja, baik didalam maupun diluar negeri. (Kha)