Pemkab Larang Timbun Material Bangunan di Jalan

Wajo, MC – Pemerintah Kabupaten Wajo mengeluarkan larangan timbun material/bahan bangunan di atas bahu jalan. Pemerintah akan menurunkan beberapa instansi untuk melakukan penertiban terkait ulah warga yang terkesan kurang peduli terhadap kebersihan lingkungan khusus di-jalan raya ini.

“Kita akan turunkan beberapa instansi untuk menegakkan larangan itu, tidak boleh ada bahan bangunan bertumpuk di jalan, itu beresiko terhadap pengendara dan pasti akan merusak dan membuat kondisi jalan semrawut, larangan terkait penimbunan itu kayak-nya sudah diperdakan namun selama ini belum diterapkan,” ungkap Bupati Wajo A Burhanuddin Unru saat beri arahan dalam acara sosialisasi Adipura Kota Sengkang, di Ruang rapat Kantor Bupati, Kamis, 11/9 kemarin.

Kondisi Kota Sengkang saat ini, lanjut Bupati, masih perlu penanganan, khusus-nya masalah kebersihan sampah dan limbah serta kurang sterilnya jalan raya dari timbunan bahan bangunan.

“Untuk menegakkan larangan itu, Pemerintah akan turunkan Satpol PP, Dinas Tarkim dan Dinas PU untuk menetralisir kondisi. Langkah awal Satpol PP sampaikan kepada pemilik material agar memindahkan bahan bangunan-nya dari jalan, dan bila tidak digubris, terpaksa Dinas PU dan Tarkim turunkan alat berat untuk pindahkan material bangunan itu. Dijalan tidak boleh ada timbunan bahan bangunan dan larangan ini kami pertegas,” pungkas Burhanuddin.

Salah seorang warga, Yusran mengacungkan jempol atas larangan pemerintah ini. Menurut-nya, jalan raya bukan untuk ditempati menimbun bahan bangunan, apalagi sampai dijadikan alas mencampur semen. Ulah seperti itu akan merusak jalan raya dan pasti akan beresiko terhadap pengendara.

“Saya sependapat dengan pemerintah, jalan raya bukan untuk ditempati menimbun bahan bangunan, melainkan diperuntukkan untuk pengguna jalan raya. Resikonya fatal bila pengendara melindas bahan bangunan yang ada dibahu jalan,” pungkas Warga ini.

Berdasarkan pantauan, ulah kurang etis yang dilakukan oleh beberapa warga yang sedang membangun rumah, toko dan permukiman ini banyak ditemukan di sepanjang jalan di Kota Sengkang dan sekitar-nya.

Timbunan bahan bangunan ini sering menutupi hampir sepertiga ruas jalan sehingga membuat kondisi-nya semrawut, timbunan ini-pula membuat pengguna jalan terganggu. Kondisi seperti itu dapat terlihat di seputar Jl Beringin, Jl Pahlawan, Jl Jend Sudirman dan beberapa ruas jalan lain-nya di Kota Sengkang.

(Penulis : Nur Asri, SH)