Pemkab Wajo Serahkan 57 Sertipikat Gratis

Wajo, MC – Sebanyak 57 paket sertipikat tanah gratis dierahkan Pemerintah Kabupaten Wajo kepada masing-masing penerima, di Ruang Pola Kantor Bupati dalam acara Sosialisasi Pertanahan di Kabupaten Wajo, Kamis, 13/11.

Penyerahan sertifikat ini dilakukan oleh Bupati Wajo A Burhanuddin Unru yang didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah Pertanahan Propinsi Sulsel, H S Muhammad Ikhsan.

Sertifikat yang diserahkan ini terbagi atas :

1. Sertipikat Program Nasional (Prona) untuk :
– 25 bidang tanah di Desa Lempa Kecamatan Pammana
– 10 bidang tanah di Desa Pantai Timur Kecamatan Takkalalla
2. Sertipikat Nelayan Tangkap untuk :
– 7 bidang di Desa Keera Kecamatan Keera
3. Sertipikat UKM untuk :
– 3 bidang di Desa Pakkanna Kecamatan Tanasitolo
– 2 bidang di Kelurahan Mattirotappareng Kecamatan Tempe
4. Sertipikat Redistribusi TOL untuk :
– 5 bidang di Desa Tosora Kecamatan Majauleng
5. Sertipikat Wakaf untuk :
– Kepala Kantor Kementerian Agama Wajo di Kecamatan Takkalalla sebanyak 5 bidang.

Bupati Wajo A Burhanuddin Unru dalam sambutannya mengungkap bahwa penyerahan sertipikat secara gratis kepada para warga ini adalah bahagian dari program yang sebelumnya ditawarkan kepada masyarakat dalam proses pemilukada.

Dan hari ini, ujar Bupati, program itu telah terlaksana yang ditandai dengan penerimaan sertipikat kepada masyarakat secara gratis dari pemerintah.

“Sertipikat gratis adalah janji kami kepada masyarakat waktu kampanye, dan Alhamdulillah, pada hari ini program itu telah terlaksana,” ungkap Bupati.

Namun demikian, program sertipikat gratis tidak dilakukan pada tahun 2014 ini. Program tersebut masih akan berlajut hingga tahun-tahun selanjutnya hingga rampung.

Di Wajo, jelas Bupati, berdasarkan data, terdapat 2500 unit tanah/lahan yang baru 20 persen diantaranya mengantongi sertipikat. Selebihnya, akan diupayakan oleh pemerintah untuk bisa bersertipikat melalui program sertipikat gratis yang dilaksanakan oleh BPN.

“Kita berharap program sertipikat gratis ini bisa terlaksana setiap tahun,” terang Bupati.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Pertanahan Propinsi Sulsel H S Muhammad Ikhsan mengatakan, program sertifikat gratis ini sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah melalui Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) – Anggaran Pemerintah Belanja Negara (APBN) Tahun 2014.

Menurutnya, komponen penerbitan sertifikat misalkan saja, pengukuran berikut legilalitas sertipikat itu seluruhnya ditanggung pemerintah melalui dana DIPA tersebut.

“Jadi, masyarakat tidak lagi dibebani pembayaran, semua ditanggung pemerintah, kecuali masalah pajak karena memang hal itu menjadi kewajiban setiap warga negara untuk membayar pajak,” pungkas Ikhsan.

Lebih lanjut Ikhsan menjelaskan bahwa pada tahun 2015 mendatang, akan diusulkan dana untuk biaya pembelian materai dan patok-patok batas.

“Permasalah materai dan patok sering menjadi kendala, sehingga kami akan mengusulkan anggaran untuk itu. Sebelumnya memang, materai dan patok tidak dimasukkan sebagai komponen penerbitan sertifikat sehingga kadang menjadi kendala ditengah masyarakat,” terang Ikhsan.

Sementara itu Kepala Pertanahan Kabupaten Wajo, Bustam menjelaskan bahwa untuk pelaksanaan program sertifikat gratis, masih ada beberapa item yang belum sepenuhnya rampung 100persen.

Namun demikian, sesuai instruksi Kakanwil (Ichsan, red), program itu akan diupayakan agar bisa rampung dalam waktu dekat ini.

“Kami akan berusaha untuk menyelesaikan program sertifikat gratis ini agar bisa rampung secara keseluruhan,” janji Bustam.

(Penulis : Nur Asri, SH)