Penyelenggara Pilleg Diminta Bersikap Netral

Wajo, MC – Lembaga penyelenggara pemilihan umum legislatif (Pilleg) dalam hal ini, KPUD, Panwaslu dan Satpol PP serta elemen terkait lain-nya diminta untuk bersikap netral menyikapi. atribut kampanye caleg.

Penyelenggara dinilai tidak netral dan terkesan pilih kasih terutama dalam penerapan aturan PKPU 15 tahun 2013 tentang kampanye/sosialisasi para calon anggota DPRD Wajo.

Desakan itu mengemuka dan menjadi perhatian tersendiri dari masyarakat, pemerhati politik dan terutama dari kalangan caleg sendiri.

Seperti yang diungkap oleh Amshir A Timbang, salah seorang pemerhati politik di Wajo. Dia meminta penyelenggara bersikap netral dalam hal pemasangan alat peraga ditempat umum.

“Penyelenggara diminta bersikap netral menyikapi aturan PKPU tersebut. Sekali menertibkan, jangan ada yang dikecualikan,” ungkap Amshir di Sengkang, 26/10.

Lanjut dijelaskan bahwa dirinya, (Amshir,red) mengaku heran melihat kondisi yang ada. Satu sisi penyelenggara intens melakukan penertiban, di-sisi lain-nya penyelenggara juga terkesan melakukan pembiaran dan malah tutup mata.

“Masih banyak baliho/banner yang seharusnya ditertibkan namun dibiarkan terpasang. Bahkan semakin menjadi karena masih banyak Caleg yang nakal memasang kembali atribut-nya ditempat umum,” pungkas Amshir.

Seharus-nya, kata Amshir, penyelenggara bertindak tegas dan tidak membeda-bedakan antara caleg yang satu dengan caleg lain-nya.

“Penyelenggara jangan-lah pilih kasih kepada para caleg. Kalau ada yang ditertibkan sebaik-nya tertibkan semua. Jangan mengecualikan, karena pasti efek-nya juga kembali kepada penyelenggara sendiri,” kata Amshir. (aci)