Peringkat 3 se-Indonesia, Menteri Pertanian Sanjung Bupati Wajo

Kunker Menteri Pertanian RI(Ketgam 1 : Menteri Pertanian RI bersama Bupati Wajo dan jajaran TNI Kodim 1406 Wajo saat melakukan panen)

Wajo, MC – Kunjungan kerja Menteri Pertanian RI, A Amran Sulaiman di kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, Senin, 26/10 untuk mengikuti panen raya padi bersama masyarakat desa Ujung Pero kecamatan Sabbangparu diwarnai dengan pemberian bantuan.

Menteri kabinet bentukan Presiden dan Wakil Presiden RI, Joko Widodo – Jusuf Kalla ini menyerahkan beberapa unit tranplanter, handtraktor dan mesin pompa air kepada petani.

Selain memberikan bantuan, Amran kesempatan itu juga banyak menyanjung Bupati Wajo (A Burhanuddin Unru-red) yang menurutnya adalah sosok pekerja keras, ahli strategi dan lihai dalam melakukan lobi-lobi.

“Betul-betul ini Bupati Wajo, sudah pekerja keras, ahli strategi dan jago lobi-lobi. Dirinya secara probadi memang tidak pernah meminta bantuan, namun dalam sambutan-nya tadi, Bupati sering mengatasnamakan masyarakat untuk mendapat bantuan sehingga tentu saya merasa bahwa ini perlu diperhatikan,” ujar Mentan usai mendengar sambutan penerimaan Bupati Wajo.

Kunker Menteri Pertanian RI (1)(Ketgam 2 : Menteri Pertanian RI didampingi Bupati Wajo serahkan bantuan kepada petani)

Pekerja keras, ahli strategi dan jago lobi-lobi seperti yang dimaksud Mentan, karena atas kinerja Bupati sehingga menempatkan kabupaten Wajo posisi ketiga di Indonesia dalam hal produksi pertanian tahun 2015 ini.

Padahal sebelumnya, kabupaten Wajo sudah hampir mendapat kartu merah dan berpeluang untuk tidak mendapat bantuan pertanian dari pemerintah pusat karena berada di-urutan buncit dalam hal penanaman padi.

“Namun, atas kerja keras yang dilakukannya sehingga kabupaten Wajo menempati urutan ketiga produksi pertanian di Indonesia. Itu makanya bantuan pertanian yang dialokasikan untuk kabupaten Wajo bertambah menjadi Rp 137 Milyar tahun ini, belum bantuan peralatan, bibit dan pupuk yang akan disalurkan pemerintah pusat kepada masyarakat petani di kabupaten Wajo,” ujar Amran.

Kunker Menteri Pertanian RI (2)(Ketgam 3 : Menteri Pertanian RI mengajak warga untuk memelihara ikan disalah satu saluran air di desa Ujung Pero)

Lanjut, Mentan menjelaskan alasan sehingga mengatakan bahwa Bupati Wajo ahli strategi dan jago dalam me-lobi.

“Waktu saya datang di rumah jabatan, Bupati suguhkan makanan khas orang bugis yang tidak pernah saya jumpai di Jakarta, itu makanya saya katakan kepada Ibu Bupati (Hj A Faikah Burhanuddin-red), bahwa mau tidak mau terpaksa kabupaten Wajo harus diberikan bantuan kalau begini. Belum lagi saat perjamuan, Bupati hadirkan guru saya dalam bidang pertanian (Prof Ambo Ala-red) sehingga membuat saya harus hormat dan menuruti permintaan bantuan Bupati. Itu makanya saya katakan kalau Bupati Wajo ini ahli strategi dan jago dalam me-lobi,” jelas Amran dengan nada canda.

Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru dalam sambutan penerimaannya banyak menyinggung tentang bantuan pertanian dihadapan menteri, namun tak hentinya selalu menepis bahwa dirinya tidak akan lagi meminta bantuan kepada menteri.

Kunker Menteri Pertanian RI (3)(Ketgam 4 : Menteri Pertanian foto bersama dengan salah seorang aparat Pemda setempat)

“Ini Bapak Menteri, karena orang dilarang meminta bantuan maka saya terangkan sedikit tentang potensi pertanian di kabupaten Wajo. Tahun ini pemerintah daerah menarget produksi sebanyak 800ribu ton, dan ternyata itu bisa tercapai dan malah over target hingga 1 juta ton dengan perkiraan produksi 6-7 ton perhektare. Capaian produksi itu berhasil diperoleh meski dalam kondisi kemarau serta dampak el-nino yang mendera saat ini, sehingga itu menjadi keberhasilan petani di kabupaten Wajo dan patut menjadi pertimbangan pemerintah pusat. Kedepan, potensi itu akan terus dipacu, tentu dengan bantuan dan atas perhatian dari bapak Menteri, Dirjen dan Anggota DPR yang hadir ditempat ini,” ungkap Bupati dengan nada harap.

Sekedar diketahui, usai melakukan panen dan mencicipi hidangan makan siang bersama wartawan disalah satu rumah warga setempat, Mentan bersama rombongan kemudian meluncur dengan kendaraan dinas bernomor plat RI 37 menuju kabupaten Pinrang.

Penulis : Nur Asri