Permen Pilkades Telah Ditetapkan, Giliran DPRD Sahkan Ranperda

Wajo, MC – Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) yang mengatur tentang Pemilihan Kepala Desa telah dikeluarkan oleh pemerintah pusat.

Dengan dikeluarkannya Permen ini, maka pemerintah tingkat kabupaten mendapat giliran untuk menyusun payung hukum pelaksanaan pemilihan berdasarkan asas yuridis, filosofi, sosiolog dan kearifan lokal daerah atau yang lebih dikenal dengan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda).

Sebelumnya, terbitnya Permen tentang Pilkades pada akhir bulan Januari ini membuat beberapa daerah menunda pengesahan Ranperda mereka.

DPRD dalam hal ini, menunggu meski telah melakukan pembahasan Ranperda. DPRD menghindari adanya revisi ketika Perda lebih dulu ditetapkan dari penerbitan Permendagri.

Seperti halnya di Kabupaten Wajo, lembaga legislatif DPRD Wajo melalui Panitia Khusus (Pansus) Ranperda tentang pemilihan kepala desa telah melakukan pembahasan.

Namun, adanya pertimbangan bahwa Perda akan lebih sempurna dan untuk menghindari adanya revisi pasal atau ayat dalam Perda, maka Pansus memilih untuk menunda pengesahan.

Sementara, Pansus dalam hal ini telah menyelesaikan pembahasan sejak beberapa bulan terakhir.

Namun demikian, meski telah mengulur waktu pengesahan, Pansus berjanji akan segera melakukan pembahasan lebih lanjut dan menarget pengesahan pada pertengahan bulan februari ini.

“Insya Allah, kita akan jadwalkan penetapan paling lambat pertengahan februari,” ungkap Sumardi Arifin, Ketua Panitia Khusus (Pansus) Ranperda tentang Tata Cara Pemilihan, Pelantikan, Pemberhentian dan Masa Jabatan Kepala Desa, Minggu, 1 Februari 2015.

Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Wajo ini menambahkan bahwa, pada dasarnya, pembahasan Ranperda terlah lama dirampungkan, namun yang menjadi kendala sehingga belum dilakukan penetapan adalah belum diterbitkannya Permendagri oleh pemerintah pusat.

“Setelah turunnya Permendagri, maka tentu secepatnya kita akan lakukan penetapan. Karena memang, yang menjadi kendala kemarin adalah Permen,” tandas Sumardi Arifin.

Penulis : Nur Asri, SH