Perolehan Suara Calon di Lagoari Imbang, PPK Buka Lembar Aturan

Wajo, MC – Perolehan suara imbang antara Baharuddin (incumbent) dengan Syamsuddin MT, dua kandidat calon kepala desa yang bersaing di desa Lagoari kecamatan Takkalalla membuat Panitia Pemilihan Kabupaten (PPK) harus turun tangan memfasilitasi Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) untuk memutuskan hasil pemilihan.

PPK melalui Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintahan Desa dan Kelurahan (BPMPDK) Kabupaten Wajo, Syamsul Bahri menerangkan bahwa penanganan kasus perolehan suara yang sama atau imbang antar kedua calon (Baharuddin dan Syamsuddin MT) tetap merujuk pada aturan dan perundang-undangan tentang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades).

Syamsul mengungkap bahwa dalam Permendagri (Peraturan Menteri Dalam Negeri) begitupula dalam Perda (Peraturan Daerah) diterangkan bahwa, poin pertama ; apabila dalam pemilihan terdapat satu atau lebih calon memiliki suara yang sama (imbang) dalam satu desa yang memiliki dua TPS (tempat pemungutan suara), maka penentuan pemenang berdasarkan TPS yang memiliki jumlah pemilih terbesar.

Namun jika dalam satu desa hanya terdapat satu TPS (poin kedua), maka penentuan pemenang pemilihan terhadap satu atau lebih calon yang memiliki perolehan suara yang sama (imbang) ditentukan melalui dusun tempat tinggal atau domisili calon dengan jumlah pemilih terbesar.

“Sehingga, untuk kasus pemilihan yang dihadapi PPKD lagoari, itu mengikuti poin kedua karena hanya menggunakan satu TPS. Penentuan pemenang pemilihan berdasarkan domisili atau tempat tinggal calon, dusun yang memiliki pemilih terbesar di desa itu,” pungkas Syamsul dihadapan PPKD di Ruang Kerjanya, Jumat, 1/5 kemarin.

Lebih lanjut, Syamsul mengutarakan bahwa penentuan pemenang pemilihan dengan perolehan suara yang sama sudah dijelaskan secara menyeluruh dalam tahap sosialisasi sebelum tahapan Pilkades ini berjalan. Sehingga, jika ada calon yang melakukan komplain ataupun tidak menerima hasil, maka penyelesaiannya berdasarkan aturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Pertemuan yang dilaksanakan ini, sambung Ancu (sapaan Syamsul Bahri), adalah pertemuan untuk memfasilitasi PPKD untuk menentukan pemenang pemilihan di desanya. Bukan berarti PPK melakukan intervensi ataupun memberikan tekanan kepada PPKD untuk menentukan sikap kepada salah seorang kandidat.

“Dalam proses pemilihan hingga penentuan calon terpilih, PPKD memiliki kewenangan penuh, sehingga untuk hasil akhir pemilihan tetap dikembalikan kepada PPKD untuk menentukan pemenang Pilkades di desanya,” pungkas Syamsul.

Sekedar diketahui, Baharuddin dan Syamsuddin MT masing-masing mendapat perolehan suara yang sama atau imbang sebanyak 262 suara. Keduanya mengalahkan tiga kandidat lainnya yang ikut dalam Pilkades Lagoari. Baharuddin bertempat tinggal di Dusun Lagoari dengan jumlah pemilih sebanyak 670 pemilih dan Syamsuddin bertempat tinggal di Dusun Laecu dengan jumlah pemilih sebesar 573 pemilih.

Penulis : Bs Selvi Damayanti