Personil Upacara Kurang, Bupati Wajo Perintahkan Kadispenda Menghadap

“Dari Pelaksanaan Upacara Hari Kesadaran Nasional Pemkab Wajo”

Wajo, MC – Bupati Wajo, A Burhanuddin Unru kembali mempertegas aturan kedisiplinan pegawai neegeri sipil (PNS). Itu setelah dirinya mendapati beberapa barisan upacara hari kesadaran nasional yang dilaksanakan di halaman kantor-nya, bolong-bolong dan kurang personil.

“Dari dinas mana ini, kenapa pesertanya kurang, kemana semua pegawainya”, tegur Bupati sambil menunjuk salah satu barisan upacara yang sejajar lurus dengan dengan-nya, Selasa, 17/3.

Setelah diketahui bahwa barisan yang kurang personil itu adalah barisan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda), Bupati semakin kesal.

“Dipenda ini banyak pegawainya, kenapa dalam upacara ini hanya lima orang yang hadir, kemana semua?. Nanti setelah upacara, Kepala Dinas (A Oddang Pakki) berikut pejabat didalamnya agar menghadap keruangan saya, ini sudah tidak benar”, tegas Bupati.

Tidak hanya menegur masalah barisan, Bupati dua periode di Wajo ini juga mengkritik panitia pelaksana upacara karena tidak melengkapi atribut upacara.

“Ini atribut upacaranya kemana semua, papan nama dinas kenapa tidak dipasang, vodiumnya juga dikemanakan ?”, ujar Bupati dengan nada semakin kesal.

Sebagai pegawai negeri, lanjutnya, semua harus memiliki kesadaran, harus menjalankan tugas dan tanggungjawab yang diberikan oleh negara dan masyarakat dengan baik. Pegawai negeri jangan malah santai dan tidak konsisten bekerja.

“Belakangan banyak pegawai yang santai, bahkan banyak yang keluyuran diluar saat jam kantor. Ini saya tugaskan Satpol PP (Pamong Praja) untuk melakukan razia, kalau ada yang ditemukan, tangkap baru bawa menghadap ke ruangan saya”, tegas Bupati. (adv)

Penulis : Bs Selvi Damayanti