Pilkada Wajo di MK, Belum Jelas

Wajo, MC – Kabar tentang maju tidak-nya pasangan AYM (Amran Mahmud – A Yusuf Mahmud Korosi) ke Mahkamah Konstitusi (MK) masih simpang siur.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi yang jelas apakah gugatan terhadap proses pemilukada Wajo ini mentok di MK ataukah di-adakan pemilihan ulang seperti yang disebut-sebut.

Tim hukum AYM, Azis Pangeran yang dihubungi, Rabu, 2/10 kemarin mengatakan bahwa kepengurusan terkait gugatan tersebut sudah diserahkan sepenuhnya kepada kuasa hukum yang ditunjuk di Jakarta.

“Kita sudah tunjuk kuasa hukum di jakarta, mereka yang urus untuk selanjutnya kita tinggal menunggu hasil,” kata Azis melalui via ponselnya.

Ketika ditanya nama kuasa hukum yang ditunjuk, Azis enggan beri keterangan. Dia malah menyarankan agar informasi terkait perkembangan di MK berhubungan dengan tim AYM lainnya.

“Kita hubungi saja A Mappanyukki, beliau yang tangani proses gugatan ini,” terang Azis singkat.

Sebelumnya, salah seorang pemerhati politik di Wajo, Muh Sabri Abdul Fattah mengungkap apresiasi bila paslon AYM melakukan gugatan di MK dibanding melakukan demo seperti yang terjadi tempo hari.

Dikatakan, jika AYM mampu membuktikan adanya kecurangan dan terjadinya pelanggaran secara terstruktur, sistematis dan massif (TSM) oleh salah satu peserta pemilukada sehingga tidak jujur dan adil (jurdil), maka dipastikan MK akan perintahkan pemilukada ulang di tempat dimana terjadi pelanggaran itu.

“Saya apresiasi tim AYM karena mereka melakukan upaya hukum, bukan cara-cara melanggar hukum seperti membakar dan merusak fasilitas umum,” pungkas Sabri. (aci)