PKK Disaran Bekali Diri dengan Workshop

Wajo, MC – Bupati Wajo A Burhanuddin Unru menyarankan pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Wajo yang baru untuk membekali diri dengan workshop atau pelatihan – pelatihan.

Menurut-nya, pembekalan menjadi penting agar nanti-nya pengurus yang dibentuk mampu menjalankan tugas dan fungsi serta keterlibatan-nya bersama pemerintah dalam pembangunan.

“Sebelum turun kepada masyarakat memberikan pelatihan atau melaksanakan kegiatan, PKK harus-nya dibekali dengan palatihan-pelatihan. PKK sebaik-nya rutin mengikuti workshop agar nanti skill yang diperoleh dari kegiatan itu bisa diimplementasikan kepada masyarakat,” saran Bupati usai melantik Pengurus PKK Kabupaten Wajo periode 2014-2019 di Ruang pola Kantor Bupati, Senin, 8/9.

Tim Penggerak PKK seperti yang dijabarkan dalam 10 program pokok pada dasar-nya sama dengan tugas dan fungsi yang dilaksanakan oleh pemerintah. Kedua-nya memiliki peran untuk meningkatkan derajat hidup masyarakat dan menciptakan pembangunan.

“PKK punya peranan sama dengan Pemerintah, memiliki fungsi yang sama yakni mensejahterakan rakyat seperti yang tertuang dalam program pokok PKK . Lembaga ini pula diminta untuk berpartisipasi dan membantu pemerintah dalam pembangunan,” terang Bupati. .

Untuk diketahui, pelantikan pengurus PKK ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Wajo nomor 515/2014 tentang pembentukan pengurus PKK periode 2014-2019.

Dengan dilantik-nya pengurus ini, maka dengan sendiri-nya pengurus sebelum-nya yang dilantik melalui Surat Keputusan Bupati Wajo nomor 41/kpts/III/2009 menyangkut tentang pembentukan Tim PKK periode 2009-2014, dinyatakan tidak berlaku lagi.

Bupati Wajo A Burhanuddin Unru dalam kepengurusan PKK ini bertindak selaku Ketua Pembina, sedangkan Istri-nya, Hj A Faikah Burhanuddin selaku Ketua. Jabatan Wakil Ketua I dijabat oleh Hj A Ukmah Syahrir, menyusul Wakil Ketua II Hj A Hasnah Beddu dan Wakil Ketua III Hj A Nurheda Witman.

(Penulis : Ekha)